Lebaran Asyik di Kota Karismatik

Di Posting Oleh madiuntoday

4 Juni 2018

Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto

MADIUN – Libur lebaran kali ini cukup panjang. Total terdapat 12 hari libur. Nyaris dua pekan lamanya. Kesempatan ini pastinya dapat dimanfaatkan dengan berbagai kegiatan. Tidak hanya bersilaturahmi dengan sanak famili. Namun, tidak berlebih kiranya memanfaatkan libur panjang lebaran kali ini dengan berlibur melepas penat. Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto memastikan Kota Madiun merupakan Kota Karismatik yang asik untuk berlibur lebaran.

‘’Sudah saya instruksikan kepada OPD (organisasi perangkat daerah) masing-masing untuk menyiapkan segala sesuatunya. Prinsipnya Kota Madiun siap menyambut lebaran. Baik bagi pemudik maupun masyarakat luar daerah yang datang,’’ katanya.

Pemudik, kata dia, merupakan keluarga besar Kota Madiun kendati sudah pindah domisili. Kota Madiun menyambut dengan kedua tangan terbuka. Bahkan, lebih dari itu. Pemkot sengaja bersiap. Sejumlah fasilitas diperbaiki dan ditambah. Mulai infrastruktur jalan hingga fasilitas tempat hiburan. Walikota menginstruksikan adanya pemeriksaan dan perbaikan jalan. Ini penting mengingat infrastruktur jalan merupakan sarana penunjang kelancaran mobilitas. Lebaran, lanjutnya, aktivitas diprediksi meningkat.

‘’Kondisi jalan baik di Kota Madiun mencapai 95 persen lebih. Namun demikian, tetap saya perintahkan OPD terkait untuk melakukan pemeriksaan. Terutama jalan dengan lalu lintas padat,’’ tegasnya.

Terkait sarana hiburan, Kota Madiun juga tak mau kalah. Kendati tidak memiliki wisata alam, sejumlah wisata buatan di kota pecel cukup sebagai pilihan alternatif. Terutama untuk sekedar melepas penat, bermain, maupun berolahraga. Sejumlah ruang terbuka hijau (RTH) dikemas apik dengan sarana olahraga. Lihat saja, Lapangan Manisrejo yang menyuguhkan fasilitas bermain sepak bola, jogging, bola voli, dan panahan. Lapangan juga terdapat taman bermain dan stan kuliner. Fasilitas ini juga tersedia di RTH Mojorejo, Nambangan Kidul, Gulun, dan Alun-alun.

‘’Kota Madiun juga memiliki arena balap untuk sepeda motor dan sepeda. Arena ini jarang ada di daerah lain,’’ ujarnya.

Soal kuliner jangan ditanya. Kota Madiun memang dikenal dengan kulinernya. Pecel tentu salah satunya. Makanan khas ini hadir 24 jam penuh. Pedagang seakan sudah berbagi waktu. Ada yang menjajakannya kala pagi buta, siang dan sore, hingga tengah malam hingga paginya. Tak heran, masyarakat yang ingin menikmati Pecel Madiun tidak perlu khawatir. Kapanpun waktunya tersedia. Namun, ingat tentu tidak semua penjual buka 24 jam penuh. Selain itu, Kota Madiun juga memiliki berbagai makanan khas lain. Seperti dawet suronatan yang melegenda, tepo tahu, hingga soto dan sate.

‘’Banyak makanan tersedia disini. Pokoknya kalau di Kota Madiun tidak repot cari makan. Lokasinya mudah ditemukan tidak macet pula,’’ terangnya sembari menyebut pelaku UMKM sudah diminta untuk bersiap.

Walikota tidak hanya mempersiapkan Kota Madiun untuk menyambut libur lebaran. Tetapi juga mempersiapkan dalam perayaannya. Keamanan dan kondusifitas terus dipertahankan dan ditingkatkan. Pesan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digaungkan. Bukan hanya melalui pertemuan resmi. Namun, juga dalam berbagai kesempatan seperti saat Safari Ramadan. Koordinasi dengan pihak Kepolisian dan TNI juga tak putus dilakukan. Ini penting lantaran keamanan dasar kesejahteraan. Libur lebaran tak akan berarti jika kondisi tidak aman.

‘’Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Terutama Satpol PP dan Satlinmas sebagai penjaga keamanan yang bersentuhan dengan masyarakat,’’ jelasnya.

Persiapan juga dilakukan dari sisi keagamannya. Walikota menyebut sudah mengistruksikan seluruh takmir masjid untuk mempersiapkan segala yang dibutuhkan untuk perayaan Idul Fitri. Mulai kebersihan dan keamanan masjid. ‘’Prinsipnya kami siap memberikan yang terbaik bagi masyarakat saat perayaan dan libur lebaran nanti. Mari lebaran asyik di Kota Karismatik,’’ pungkasnya. (dhevit/agi/diskominfo)

Jaga terus kesehatan dan jauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

Artikel Terkait

Don`t copy text!