Hari Jadi Ke-100, Begini Kata Wakil Rakyat Untuk Pemkot Madiun

Di Posting Oleh madiuntoday

29 Juni 2018

MADIUN – Kota Madiun genap berusia satu abad tahun ini. Berbagai capaian telah diraih. Berbagai harapan terus dikejar. Ketua DPRD Kota Madiun Istono menyebut perkembangan Kota Madiun menapaki usia ke-100 ini cukup luar biasa. Mulai dari bidang pembangunan fisik, pendidikan, kesehatan, hingga perekonomiannya.

‘’Kalau dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, apa yang dicapai sejauh ini sudah luar biasa. Banyak bukti-bukti yang dapat dilihat serta dirasakan manfaatnya sekarang ini,’’ kata Istono.

Di bidang perekonomian, Kota Madiun tentu sudah jauh lebih berkembang dibanding sepuluh tahun terakhir. Dia tunjuk bukti capaian pendapatan asli daerah (PAD) kota pecel yang mencapai Rp 230 miliar sekarang ini. Padahal, capaian PAD hanya Rp 27 miliar di 2009 lalu. Meningkatnya PAD tak terlepas dari pertumbuhan perekonomian daerah. Artinya, perekonomian Kota Madiun juga mengalami peningkatan.

‘’Itu dapat dilihat dari giat perekonomian di Kota Madiun. Bertumbuhnya investor dan lain-lain,’’ ujarnya.

Istono saat di gedung DPRD Kota Madiun. (wshendro – madiuntoday)

Istono memang tak berlebihan. Dia tunjuk bukti banyaknya perhotelan berbintang yang menancapkan bisnisnya di kota pecel. Belum lagi berbagai usaha kuliner yang tak kalah menjamur di Kota Madiun. Dibidang fisik, lanjutnya, banyak pembangunan yang tentu diperuntukkan kepada masyarakat. Mulai pavingisasi, trotoar, pembangunan saluran irigasi, hingga ruang terbuka hijau (RTH) yang kian apik nan menarik. Mulai RTH Mojorejo, taman lalu lintas, Nambangan Kidul, Manisrejo, dan fasilitas lapangan Gulun yang semakin lengkap kini.

‘’Kota Madiun memang tidak banyak memiliki potensi alam. Tetapi bukan berarti potensi tidak berkembang. Pembangunan-pembangunan ini merupakan wujud perkembangan potensi yang ada,’’ terangnya sembari menyebut dunia pendidikan juga berkembang cukup baik.

Namun, bukan berarti tanpa evaluasi. Pihaknya menyebut sejumlah bidang perlu mendapat perhatian lebih. Penyerapan anggaran misalnya. Sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) Kota Madiun masih cukup besar. Mencapai Rp 300 miliar tahun ini. Tentu perlu adanya strategi khusus agar penyerapan lebih maksimal ke depan. Istono menyebut pihaknya siap menjadi sparring partner demi kemajuan bersama.

‘’Sebagai mitra kerja, prinsipnya kami siap mendukung dan membantu pemerintah daerah demi kemajuan bersama,’’ ungkapnya.

Ke depan, Istono berharap apa yang sudah dicapai ini dapat semakin ditingkatkan. Terutama apa yang sudah menjadi visi dan misi pemkot. Visi maju dan sejahtera yang diusung pemkot memiliki arti luas. Artinya, banyak peluang dan kesempatan untuk semakin meningkat demi terwujudnya Kota Madiun yang lebih maju dan sejahtera.

‘’Jangan berhenti sampai disini. Apa yang sudah baik ini harus semakin ditingkatkan agar lebih baik lagi,’’ harapnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan tidak mengkonsumsi narkoba, miras, dan rokok ilegal. Mulai rokok polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Dengan membayar cukai sesuai aturan berarti turut berkontribusi pada negara dan masyarakat.

Artikel Terkait

Gowes Empat Kelurahan, Wali Kota Senam Bersama Lansia

Gowes Empat Kelurahan, Wali Kota Senam Bersama Lansia

MADIUN - Agenda Wali Kota Madiun Maidi untuk menghadiri Senam Lansia terus berlanjut. Seperti pada kegiatan orang nomor satu di Kota Pendekar itu pada Sabtu (21/5). Diawali dengan gowes dari kediamannya di Jalan Merpati, wali kota menuju empat lapak UMKM kelurahan...