Peringati Hari Jadi ke-72, Dandenpom V/1 Tekankan Kedisiplinan dan Netralitas Prajurit

Di Posting Oleh madiuntoday

4 Juli 2018

MADIUN – Corps Polisi Militer (PM) Angkatan Darat genap berusia 72 tahun, 22 Juni lalu. Namun, gaung peringatannya masih terasa hingga kini. Apalagi, rangkaian peringatan Hari Jadi masih berlangsung. Seperti di Kota Madiun. Apel corps dan selamatan syukuran baru dilakukan, Rabu (4/7/2018). Dua kegiatan ini merupakan puncak rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi sejak awal Juni lalu.

‘’Kami berharap peringatan tidak hanya seremonial. Tetapi prajurit dapat memahami betul makna peringatan Hari Jadi ke-72 ini,’’ kata Dandenpom V/1 Madiun Letkol CPM Hermanto usai Apel.

Hermanto menyebut memahami makna Hari Jadi bukan sekedar mengilhami tema peringatan. Namun, juga melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari. Seorang prajurit Pomad wajib bertekad menegakkan hukum, disiplin, dan tata tertib serta menjaga netralitas TNI dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD. Tentu dengan dilandasi Panca Dharma Corps.

Dengan menerapkan itu, dia berharap PM semakin sukses dan jaya. Semakin kuat dalam menegakkan hukum dilingkup angkatan darat. Hermanto berharap prajurit semakin patuh pada hukum.

‘’Panca Dharma bukan hanya slogan. Tapi diwujudkan setiap hari. Prajurit harus menjadi pelopor displin dan tidak melanggar hukum,’’ tegasnya sembari menyebut pesan merupakan instruksi langsung Ndanpus Pomad Mayor Jend TNI Rudi Yulianto.

Hermanto juga kembali mengingatkan akan ancaman dan potensi selama tahun politik yang tengah berlangsung saat ini. Dia berpesan agar prajurit tetap professional untuk selalu mengedepankan netralitas. Tidak terpengaruh akan rayuan untuk mendukung salah satu paslon atau golongan tertentu. Hermanto menegaskan terdapat sanksi dan hukuman bagi yang melanggar.

Selain itu, prajurit juga harus selalu siap bertindak jika dibutuhkan. Apalagi banyak tindak kejahatan yang terjadi akhir-akhir ini. Mulai aksi teror bom bunuh diri hingga kejadian bencana dan kecelakaan.

‘’Segala kemungkinan bisa terjadi. Harus selalu siap dan meningakatkan komunikasi dengan instansi terkait,’’ pungkasnya.

Peringatan Hari Jadi Detasemen Polisi Militer V/1 Madiun diisi dengan berbagai kegiatan. Di antaranya, anjang sana, karya bakti, donor darah, ziarah makam, doa bersama, pertandingan bola voli, dan bazar. Puncak peringatan Hari Jadi ditutup Apel Corps dengan potong tumpeng. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dengan tidak mengkonsumsi narkoba, miras, dan rokok ilegal. Mulai rokok polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Dengan membayar cukai sesuai aturan berarti turut berkontribusi pada negara dan masyarakat.

Artikel Terkait