Kominfo Segera Buka Blokir Tik Tok

Di Posting Oleh madiuntoday

5 Juli 2018

JAKARTA – Penyedia aplikasi Tik Tok akhirnya merespon tindakan pemblokiran yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) pada produknya sejak Selasa (3/7) lalu. Rabu (4/7), dua perwakilan mereka menyambangi kantor kemenkominfo untuk membahas masalah tersebut.

Kedatangan Senior Vice President Beijing Bytedance Technology Zhen Liu dan CEO Tik Tok Kelly Zhang disambut oleh Menteri Kominfo Rudiantara. Pertemuan itupun disiarkan secara live di Instagram resmi Kominfo. ‘’Kami mengapresiasi pihak Tik Tok yang merespon ini dengan cepat,’’ tutur Rudiantara mengawali sambutannya.

Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak akhirnya mencapai kata sepakat. Kemenkominfo akan secepatnya membuka kembali aplikasi Tik Tok agar bisa digunakan lagi oleh penggemarnya di Indonesia. Meski demikian, Rudiantara mengajukan sejumlah syarat.

‘’Bagi Indonesia, yang penting ada komitmen dari Tiktok untuk membersihkan konten negatif di dalamnya. Kedua, kami minta mereka membuat filter terhadap konten negatif,’’ paparnya dalam mini konferensi pers terkait pemblokiran 8 DNS aplikasi video streaming itu.

(foto: kumparan.com)

Tak hanya itu, Rudiantara juga meminta Tik Tok untuk menaikkan ketentuan batas usia pemakainya. Selama ini, Tik Tok memberikan batas usia minimal 12 tahun bagi penggunanya. Padahal, di Indonesia biasanya di atas 13 tahun.

Agar memudahkan koordinasi, Rudiantara pun menyarankan Tik Tok untuk membuka kantor perwakilan resmi di Indonesia. Sehingga, hal-hal seperti ini bisa segera diantisipasi.

Dalam live streaming itu, Zhen Liu dan Kelly Zhang berjanji memenuhi permintaan Pemerintah Indonesia. Keduanya menyebut telah membersihkan konten negatif dari aplikasinya. Mereka juga berjanji memasang sistem filter agar tidak ada konten negatif yang bisa masuk. ‘’Kami berupaya menaati peraturan di setiap negara, termasuk di Indonesia,’’ tutur Zhen Liu.

Saat ini, lanjut Liu, pihaknya telah merekrut 20 orang perwakilan untuk ditempatkan di Indonesia. Dia juga meminta Kelly Zhang untuk tinggal selama sepekan ke depan di Indonesia. Sehingga, dapat berkoordinasi lebih lanjut baik dengan pemerintah maupun NGO terhadap upaya pencegahan konten negatif.

Dengan kesepakatan tersebut, bisa dipastikan tak lama lagi masyarakat Indonesia, khususnya penggemar Tik Tok, akan bisa menikmati aplikasi itu lagi. Rudiantara berharap, generasi muda Indonesia dapat mengasah kreativitas dan menyajikan video-video berkualitas ke depannya. (irs/madiuntoday)

Selalu patuhi aturan dan jangan lupa menjaga kesehatan dengan tidak mengkonsumsi narkoba, miras, dan rokok ilegal. Mulai rokok polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Dengan membayar cukai sesuai aturan berarti turut berkontribusi pada negara dan masyarakat.

Artikel Terkait