Bea Cukai Madiun Tangkap Pelaku Pengedaran Rokok Ilegal

Di Posting Oleh madiuntoday

29 Agustus 2018

MADIUN – Alasan ekonomi yang terus menghimpit menyebabkan SJ harus berurusan dengan pihak berwajib. Pria 49 tahun itu kedapatan mengedarkan rokok ilegal yang tidak dilengkapi dengan pita cukai. Diapun tak dapat berkutik saat petugas Bea Cukai melakukan penggerebekan.

Rabu (29/8), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Madiun melaksanakan press release atas tindakan pelanggaran tersebut. Dalam kesempatan itu, SJ yang hadir dengan penutup kepala tampak tertunduk. Tak sepatah katapun terucap. Dia hanya mengangguk dan menggeleng saat ditanyai petugas dan awak media.

Warga Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi ini telah menjadi incaran petugas sejak April lalu. Sebelumnya, Unit Intelijen Bea Cukai Madiun menerima informasi adanya kegiatan seseorang yang menawarkan, menyerahkan,menjual, atau menyediakan untuk dijual rokok tanpa pita cukai.

9 Mei lalu, petugas akhirnya melakukan penangkapan terhadap SJ sat sedang melakukan transaksi di salah satu toko penjual eceran di Desa Kauman, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengumpulkan barang bukti.

‘’Ada 988 bungkus rokok. Total ada 19.760 batang rokok tanpa dilengkapi pita cukai. Juga, sebuah sepeda motor AE 6971 JL yang digunakan oleh pelaku dan tiga lembar nota penjualan,’’ tutur Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Madiun Gatot Priyo Waspodo.

Dalam pemeriksaan petugas, SJ mengaku mendapatkan rokok ilegal itu dari distributor di Sragen, Jawa Tengah. Setiap bungkus dijual dengan harga Rp 5 ribu – 6 ribu. Cakupan wilayah peredarannya antara lain Gendingan, Walikukun, Sekarputih, Sekaralas, Sidolaju, Kauman, Takteng, Sekarjati, Karanganyar, dan Desa Mantingan. Seluruhnya di Kabupaten Ngawi sejak November 2017.

Secara sekilas, kemasan rokok ilegal yang dibawa SJ tak ada bedanya dengan rokok legal. Bahkan, sengaja didesain mirip untuk mengelabui pembeli. Begitu pula, nama merk rokoknya. Seperti, Gudang Gaman, New Gunjhill, L4 Bold, Sekar Madu (SMD), Super Pro Mossi Executive, dan Laris Mild.

Dengan pelanggaran tersebut, SJ dikenai pasal 54 UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. Sanksi berupa kurungan penjara minimal 1 tahun dan maksimal 5 tahun. Serta, denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar. ‘’Potensi kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp 9,328 juta,’’ imbuhnya.

Terkait pelaku distributor dan pabrik rokok ilegal, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Madiun Juni Pudji Kurniawan menjelaskan masih dalam tahap pengejaran. ‘’Ada beberapa orang tersangka yang sedang kami kejar. Semuanya masih dalam tahap penyelidikan dan pengumpulan barang bukti,’’ ungkapnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Selalu patuhi aturan dan jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Mulai yang polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

 

Artikel Terkait

Polisi Di Kota Madiun Jalani Vaksinasi Covid-19 Mulai Hari Ini

Polisi Di Kota Madiun Jalani Vaksinasi Covid-19 Mulai Hari Ini

MADIUN - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua bagi petugas pelayanan publik terus berlanjut. Mulai Senin (1/3), jajaran Polres Madiun Kota mengikuti kegiatan penyuntikan vaksin untuk meningkatkan imun tubuh terhadap Virus Korona tersebut. Proses penyuntikan...

GeNose C19 Kini Tersedia di Stasiun Madiun

GeNose C19 Kini Tersedia di Stasiun Madiun

MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) semakin memperluas penggunaan GeNose C19 di stasiun. Terbaru, mereka menambahkan empat stasiun lagi untuk menyediakan layanan pemeriksaan Covid-19 ini. Salah satunya, di Stasiun Besar Madiun. Layanan pemeriksaan GeNose C19 di...

Don`t copy text!