Agar Makin Humanis, Pemkot Rehab Monumen Keris

Di Posting Oleh madiuntoday

31 Agustus 2018

MADIUN – Monumen Keris Oro-oro Ombo bakal segera berwajah baru. Pemkot Madiun melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) mempoles monumen dan taman di Jalan Basuki Rahmad itu. Pekerjaan sudah dimulai beberapa minggu terakhir. Taman dipastikan bakal lebih menarik ke depan.

‘’Taman ini sebenarnya berada di kawasan strategis. Berada di kawasan pusat perbelanjaan dan jalur antar daerah. Namun, kurang diminati karena sudah cukup lama tidak tersentuh. Kami ingin menghidupkan kembali,’’ kata Kepala Disperkim Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto, Jumat (31/8/2018).

Soeko tak membantah taman terlihat kotor dan tidak terawat. Banyak sampah berserakan terutama daun kering dari pepohonan taman. Monument Keris yang menjadi objek utama juga terlihat kotor. Bahkan, beberapa tanaman liar tumbuh disela bangunan. Pemandangan itu dipastikan hilang ke depan. Rehab peningkatan fasilitas dilakukan.

‘’Tentu saja ada pemugaran monumennya agar lebih terlihat. Selain itu, ada pembangunan pembatas atau planter yang mengelili pohon di sana,’’ terangnya sembari menyebut pemugaran agar monumen menjadi landmark kawasan tersebut.

Planter, kata dia, juga agar lebih terlihat humanis. Artinya, lebih mudah dinikmati masyarakat dengan akses jalan antar tanaman di sana. Beberapa bak sampah juga disiapkan. Soeko menyebut taman tentu kurang lengkap tanpa kursi. Namun, itu setelah pembangunan selesai. Pihaknya juga berupaya menambahkan wifi gratis. Koordinasi dengan Diskominfo setempat menyusul segera.

‘’Saat ini masih fokus pada pembangunannya. Setelah ini jadi nanti baru melangkah untuk kelengkapan fasilitasnya,’’ ungkapnya.

Pihaknya juga merehab pagar kawasan taman berbentuk segitiga itu. Pagar lama terkesan menjadi penghalang pandangan taman. Ke depan, pagar bakal diubah menjadi lebih minimalis. Ini seperti konsep bangunan modern. Tulisan nama taman juga diperbaiki. Soeko menyebut tulisan bakal menggunakan bahan akrilik. Tentu agar lebih mentereng. Terkait penerangan, sengaja dibuat temaram. Taman idealnya memang tidak kelewat terang.

‘’Rehab juga kami lakukan pada lahan pemerintah di kawasan perumahan bumi mas. Namun, lebih bertemakan karakter hero,’’ pungkasnya sembari menargetkan pembangunan selesai November depan. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Tetap jaga kesehatan dan selalu patuhi aturan. Patuhi juga aturan cukai. Ada tiga barang cukai yang beredar di tanah air. Yakni, hasil tembakau (rokok, cerutu, vapor, dll), etil alkohol, dan minuman mengandung etil alkohol. Pastikan ketiga barang tersebut menggunakan pita cukai asli saat diperjualbelikan. Pelanggaran atas cukai bisa berujung pidana. So, jadi pembeli yang bijak ya.

Artikel Terkait

Usia Dewasa Juga Sudah Bisa Vaksin Booster, Cermati Dulu Persyaratnya

Usia Dewasa Juga Sudah Bisa Vaksin Booster, Cermati Dulu Persyaratnya

MADIUN – Vaksinasi booster terus dimaksimalkan di Kota Madiun. Sasarannya juga bertambah. Vaksinasi dosis 3 tersebut sudah bisa untuk dewasa mulai 18 tahun ke atas sebagai sasaran tambahan. Namun, terdapat sejumlah syarat tertentu salah satunya wajib sudah mendapatkan...

Don`t copy text!