Semakin Kompetitif, Investasi Rumah Kini Bisa Lewat BPR

Di Posting Oleh madiuntoday

7 September 2018

MADIUN – Program kredit yang ditawarkan oleh bank memiliki beberapa fungsi. Salah satunya, untuk keperluan barang konsumsi nasabah. Baik dengan membeli, menyewa, atau cara lainnya.

Barang konsumsi yang seringkali dibutuhkan nasabah adalah rumah. Karena itu, banyak bank yang berlomba-lomba menawarkan inovasi mudah dan murah untuk kredit pemilikan rumah (KPR). Tak terkecuali, Perusahaan Daerah (PD) BPR Bank Daerah Kota Madiun.

‘’Ini merupakan modifikasi dari program kredit umum yang dapat dimanfaatkan untuk investasi rumah,’’ ujar Dirut PD BPR Bank Daerah Kota Madiun Ahmadu Malik Dana Logistia.

Kredit ini, lanjut Ahmadu, dapat digunakan untuk membeli rumah atau tanah. Khusus rumah, bisa yang bangunan baru maupun second. Selain itu juga dapat digunakan untuk peminjaman biaya renovasi rumah. Namun, tidak dapat digunakan untuk pembangunan rumah baru di tanah yang sudah dimiliki sebelumnya.

Menurut Ahmadu, rumah yang akan dibeli tidak harus di dalam kota. Artinya, di kabupaten pun tetap dilayani. Peminjamnya juga boleh warga dari daerah luar Kota Madiun. Asalkan, masih masuk dalam wilayah kerja PD BPR Bank Daerah Kota Madiun.

Untuk jangka waktu angsuran, BPR menyediakan waktu maksimal 15 tahun. Asalkan memenuhi syarat. Yakni, usia pendaftar minimal 21 tahun pada saat awal proses peminjaman. Serta, maksimal 55 tahun saat jatuh tempo. ‘’Kalau saat awal pinjam usianya sudah 45 tahun, berarti jangka waktu pinjamannya maksimal hanya 10 tahun saja,’’ terangnya.

Dalam program ini, BPR menawarkan bunga ringan. Jumlahnya 0,83 persen per bulan. Selain itu juga persyaratan yang mudah dan proses cepat.

Ahmadu mengatakan, program ini merupakan salah satu inovasi yang dilakukan BPR untuk melayani masyarakat. Sebagai perusahaan penyedia jasa, pihak bank memang dituntut untuk terus menciptakan ide-ide baru. ‘’Harapannya, program ini bisa membantu masyarakat yang ingin berinvestasi dengan proses yang mudah dan ringan,’’ imbuhnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Selalu patuhi aturan dan jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Mulai yang polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

 

Artikel Terkait

Don`t copy text!