Ubah Jadi Perumda, Wakil Rakyat-Pemkot Harap PD Kian Optimal

Di Posting Oleh madiuntoday

9 Oktober 2018

MADIUN – Perusahaan daerah (PD) milik Pemkot Madiun bakal beralih status. Tiga PD yang kini dimiliki pemkot bakal berstatus perusahaan umum daerah (Perumda). Ini bukan tanpa alasan. Munculnya PP 54/2017 mengharuskan perubahan status tersebut. Status anyar ini diharapkan kinerja tiga perusahaan daerah tersebut kian optimal.

‘’Secara rule tidak banyak berubah. Hanya menyesuaikan dengan PP saja. Tetapi harapan kami raperda ini nanti dapat semakin mengoptimalkan peran perusahaan daerah dalam kontribusinya menyumbang pendapatan asli daerah (PAD),’’ kata Asissten 1 Pemerintah Kota Madiun Andriono Waskito Murti disela Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Madiun, Selasa (9/10).

Tak heran, PDAM, PD Bank Daerah, dan Aneka Usaha bakal berganti nama menjadi Perumda ke depan. Andriono menyebut tidak banyak perubahan di dalamnya kendati ada beberapa item yang bertambah. Namun, dia berharap ada peningkatan kinerja ketiga PD tersebut ke depan. Terutama PD Aneka Usaha yang belum berkontribusi besar terhadap PAD. Salah satunya, dari jenis usaha percetakan yang di kelola PD Aneka Usaha.

‘’Percetakan sudah mulai ada keuntungan namun belum besar. Tak sebesar SPBU yang sudah menyumbang PAD ratusan juta. Kami berharap ke depan semakin baik lagi,’’ harapnya sembari menyebut RDP juga membahas Raperda tentang retribusi menara telekomunikasi.

Dirut PD Aneka Usaha Sutrisno menyebut pembahasan raperda juga dasar pengajuan bantuan modal. Pihaknya memang mendapat bantuan modal dengan pagu maksimal Rp 20 miliar. Namun, harus berdasar perda. Bantuan modal tentu bakal memberikan banyak manfaat bagi jalannya perusahaan. Apalagi, untuk percetakan. Selain itu, bantuan modal juga bakal digunakan untuk pengoptimalan SPBU. PD Aneka Usaha memiliki dua SPBU. Yakni, di Jalan Mayjend Sungkono dan dekat terminal.

‘’SPBU ditargetkan menyumbang PAD Rp 885 juta. Saat ini sudah Rp 880 lebih. Padahal masih tiga bulan waktu tersisa sebelum tutup buku,’’ ungkapnya.

Ketua Pansus II Ngedi Trisno Yhusianto menyebut PD Aneka Usaha sudah menunjukkan performa apik belakangan ini. Terutama setelah berganti Dirut. Salah satunya, dari usaha percetakan yang biasanya selalu rugi, kini sudah mulai laba kendati belum besar. Ngedi berharap tren apik ini bakal terus terjaga. Apalagi, bakal ada Perda baru. Klausul pemberhentian direksi dimasukkan jika dalam dua tahun perusahaan tercatat merugi.

‘’Dengan adanya sanksi ini kami berharap mereka yang menjabat dalam perusahaan semakin terpacu dan dapat memberikan hasil terbaik,’’ ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemkot bersama tim pansus tengah menggodok 12 Raperda saat ini. Pembahasan dibagi menjadi tiga pansus. Pansus I membahas pencabutan Perda 3/2012 tentang retribusi izin ganggungan. Raperda tentang penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan, Raperda tentang penyelenggaraan kearsipan, dan Raperda tentang penyelenggaraan pendidikan.

Pansus II membahas Raperda tentang perusahaan daerah menjadi materinya. Mulai Raperda tentang PDAM, Bank Perkreditan Rakyat, dan Raperda tentang perusda Aneka Usaha. Pansus II juga membahas Raperda tentang Retribusi pengendalian menara telekomunikasi. Pansus III bakal membahas Raperda tentang perubahan Perda 15/2011 tentang pelayanan publik, perubahan Raperda tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran, Raperda batas wilayah kelurahan, dan Raperda penghematan penggunaan air tanah. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Selalu patuhi aturan dan jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Mulai yang polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#DBHCHT_2018

Artikel Terkait

Gowes Empat Kelurahan, Wali Kota Senam Bersama Lansia

Gowes Empat Kelurahan, Wali Kota Senam Bersama Lansia

MADIUN - Agenda Wali Kota Madiun Maidi untuk menghadiri Senam Lansia terus berlanjut. Seperti pada kegiatan orang nomor satu di Kota Pendekar itu pada Sabtu (21/5). Diawali dengan gowes dari kediamannya di Jalan Merpati, wali kota menuju empat lapak UMKM kelurahan...