Tiga Cara Ini Bantu Masyarakat Cermati Pita Cukai Asli atau Palsu

Di Posting Oleh madiuntoday

11 Oktober 2018

MADIUN – Pita cukai merupakan benda penting dalam peredaran barang hasil pengolahan tembakau. Kertas bertanda khusus itu menandakan bahwa produk olahan tembakau tersebut telah terjamin legalitasnya.

Namun, ada saja ulah oknum tak bertanggungjawab yang memalsukan pita cukai sehingga berpotensi menimbulkan kerugian negara. Selain itu, juga merugikan kesehatan penggunanya. Karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap barang-barang ilegal tersebut.

‘’Ada tiga cara membedakan pita cukai asli dan palsu,’’ tutur Staf Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Madiun Faizal Wartomo saat mengisi Sosialisasi Pengenalan dan Pendeteksian Pita Cukai Hasil Tembakau Tahun 2018 di Kantor Kecamatan Kartoharjo, Kamis (11/10).

Cara pertama yang paling mudah adalah pengamatan secara kasat mata. Faizal mencontohkan pita cukai khusus rokok. Ketika diperhatikan, warna dasar kertas pita cukai adalah kebiruan. Kemudian, terdapat serat kasat mata terlihat berwarna merah di atas kertas. Selain itu, juga tampak watermark seperti anyaman.

Selanjutnya, cara kedua adalah dengan memperhatikannya menggunakan kaca pembesar. Dengan bantuan alat tersebut, serat kasat mata berwarna merah akan tampak lebih jelas dan tersebar di area kertas. Hologram yang tercetak pada kertas itu juga akan terlihat lebih jelas dan terang.

‘’Kalau digeser pada sudut 0 derajat akan tampak kode BC. Lalu, kalau digeser lagi 90 derajat, tulisannya akan berubah menjadi RI,’’ jelasnya. Selain itu, cetakannya juga terlihat lebih jelas.

Kemudian, cara ketiga adalah dengan menyinarinya dengan lampu sinar UV. Pada kertas pita cukai, warna sinar UV akan terserap sempurna. Sifat kertas inipun disebut dengan istilah UV dull. ‘’Kalau kertas biasa seperti HVS, warna sinarnya akan memendar,’’ imbuhnya.

Di bawah sinar UV, serat kasat mata pada cetakan pita cukai legal akan tampak lebih jelas. Yakni, berwarna hijau, merah muda, dan jingga. Hologramnya juga terlihat lebih jelas berbentuk daun berwarna kuning. Begitu pula di area demetalize akan tampak pola bergelombang warna biru.

Tak hanya itu saja. Cetakan kode pabrik, keterangan harga jual eceran, dan jumlah batang rokok akan memendarkan warna hijau ketika disinari dengan lampu UV. ‘’Selain warna-warna itu, berarti pita cukainya palsu,’’ tegasnya.

Karena itu, Faizal mengimbau masyarakat untuk ikut mewaspadai peredaran pita cukai palsu. Segera laporkan ke KPPBC Madiun jika menemukan pelanggaran. Terutama, pada peredaran hasil olahan tembakau yang tidak sesuai aturan. ‘’Jangan takut melaporkan. Kalau tidak ikut mengedarkan, tidak akan kena sanksi,’’ tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Selalu patuhi aturan dan jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Mulai yang polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakcukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#DBHCHT_2018

Artikel Terkait

Polisi Di Kota Madiun Jalani Vaksinasi Covid-19 Mulai Hari Ini

Polisi Di Kota Madiun Jalani Vaksinasi Covid-19 Mulai Hari Ini

MADIUN - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua bagi petugas pelayanan publik terus berlanjut. Mulai Senin (1/3), jajaran Polres Madiun Kota mengikuti kegiatan penyuntikan vaksin untuk meningkatkan imun tubuh terhadap Virus Korona tersebut. Proses penyuntikan...

GeNose C19 Kini Tersedia di Stasiun Madiun

GeNose C19 Kini Tersedia di Stasiun Madiun

MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) semakin memperluas penggunaan GeNose C19 di stasiun. Terbaru, mereka menambahkan empat stasiun lagi untuk menyediakan layanan pemeriksaan Covid-19 ini. Salah satunya, di Stasiun Besar Madiun. Layanan pemeriksaan GeNose C19 di...

Don`t copy text!