Gandeng Pelaku Usaha Besar, Eksistensi UMKM Kian Diprioritaskan

Di Posting Oleh madiuntoday

17 Januari 2019

MADIUN- Demi menunjang laju pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi dan Usaha Mikro (DPMPTSPKUM) Kota Madiun menggandeng pelaku usaha besar di Kota Karismatik untuk memberikan tempat pada pelaku usaha mikro dan kecil agar dapat memamerkan produk mereka.

“Seperti Aston Hotel, Hotel Merdeka, dan Carefour. Mereka memberikan tempat untuk para pelaku usaha mikro, kecil menampilkan produk di gedungnya. Biasanya, pameran dilakukan saat menjelang hari besar,” ujar Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro DPMPTSPKUM Kota Madiun Maryanto.

Dia menjelaskan, tak hanya hanya bekerjasama dengan pelaku usaha besar saja. Pihaknya juga berkoordinasi dengan kementerian terkait dan OPD yang berwenang di tingkat Provinsi Jawa Timur guna memfasilitas pengusaha mikro dan kecil agar dapat mempromosikan produk mereka. Salah satunya, dengan melakukan pameran di beberapa tempat. Seperti, di Smesco dan Griya Karya Dekranasda yang berada di Surabaya.

“Kerjasama sudah berlangsung cukup lama. Produk yang paling banyak dipajang biasanya kerajinan dan makanan ringan,” ujarnya.

Pameran tersebut, kata dia, bertujuan agar UMKM di Kota Madiun dapat terbuka dalam menciptakan suatu produk. Dengan diadakan pameran, mereka secara langsung bisa melihat bermacam-macam produk dari pelaku UMKM lainnya.

“Sehingga, dari sana mereka diharapkan dapat bersaing dan terus berinovasi dengan produknya sendiri,” tuturnya.

Maryanto mengatakan, berkat kerjasama yang terjalin ini, sudah ada beberapa UMKM Kota Madiun yang diajak bekerjasama dengan kota-kota besar. Seperti produk sambel pecel karya pelaku usaha mikro, kecil bekerjasama dengan salah satu toko oleh-oleh di Sidoarjo.

Hal di atas menjadi bukti bahwa pemerintah kota telah memberikan perhatian khusus terhadap keberlangsungan UMKM di Kota Madiun. Berawal dari pameran, mereka bisa memamerkan produk sekaligus berjejaring dengan pelaku usaha lainnya dari luar kota.

“Dengan adanya pelatihan dan pameran yang gencar kita lakukan, diharapkan dapat tercipta pengusaha baru di Kota Madiun. Hal ini selain dapat meningkatkan perekonomian daerah, juga dapat menyerap tenaga kerja. Jadi, dapat tercipta simbiosis mutualisme antara pemerintah dan pelaku usaha mikro kecil,” tandasnya.
(dhevit/kus/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019

Artikel Terkait

Don`t copy text!