Agar Kian Optimal, Sosialisasi Cukai Sentuh Kaum Milenial

Di Posting Oleh madiuntoday

2 Maret 2019

MADIUN – Sosialisasi cukai wajib menyentuh segala kalangan. Termasuk kaum milenial. Tak heran, gelaran Milenial Road Safety Festival (MRSF) menjadi satu sarana sosialisasi yang pas. Kesempatan itu tak disia-siakan petugas kantor Bea dan Cukai Madiun. Sosialisasi kian menarik dengan kuis berbagai hadiah.

Pelaksana Pemeriksa Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Madiun David Julian Ichtiano menyebut ketentuan cukai memang bukan hanya untuk mereka yang sudah dewasa. Tetapi juga penting mulai dikenalkan kepada yang masih muda. Harapannya, mereka memiliki pemahaman sejak dini. David mengapresiasi tinggi gelaran acara hasil kerja bareng Polres Madiun Kota dan Dinas Kominfo Kota Madiun tersebut.

“Generasi milenial merupakan generasi penerus ke depan. Penting bagi mereka memahami aturan termasuk ketentuan cukai. Apresiasi buat Kepolisian dan Pemkot Madiun yang sudah menggelar acara,” kata David saat gelaran MRSF di Jalan Abdurahman Saleh, Sabtu (2/3) malam.

Sosialisasi aturan, perundang-undangan, atau ketentuan lain bisa jadi membosankan jika dilakukan dengan cara konvensional. Namun, dapat berlangsung menarik dengan berbagai kegiatan. Seperti gelaran MRSF yang menyuguhkan beragam keunikan. Mulai kesenian senterewe, aksi free style, beragam stan menarik, dan musik tentunya. Apalagi, terdapat kuis dengan hadiah menarik. Berbagai pertanyaan seputar cukai diberikan.

“Karena ada kuisnya, pengunjung jadi fokus memperhatikan sosialisasi. Pesan yang kami sampaikan jadi lebih mengena,” imbuhnya.

David menyebut terdapat tiga barang wajib cukai yang beredar di tanah air. Yakni, etil alkohol, minuman mengandung etil alkohol, dan hasil tembakau. Hasil tembakau paling banyak beredar. Di antaranya, rokok, klobot, tembakau iris, dan hasil tembakau lainnya. Terbaru, rokok elektrik, juga wajib cukai. Selain itu, terdapat beragam hasil tembakau yang wajib kena cukai. Di antaranya, tembakau hirup, tembakau kunyah, hingga essen dan ekstrak tembakau. Masyakarat wajib tahu. Memperjual-belikan rokok wajib membayar cukai. Sebaliknya, melanggar ketentuan cukai, pidana menanti.

“Barang-barang ini wajib kena cukai karena produksinya harus dibatasi dan peredarannya harus diawasi karena pengkonsumsiannya menimbulkan dampak negatif,” jelasnya.

Cukai, kata dia, merupakan salah satu sumber pemasukan negara. Kantor Bea Cukai Madiun rata-rata menyumbang Rp 700 miliar setiap tahunnya hanya dari pendapatan cukai. Mematuhi aturan cukai sama halnya turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

“Dua persen dana cukai dikembalikan kepada masyakarat. Seperti untuk pembiayaan kegiatan seperti ini. Semakin besar pemasukan cukai kepada negara, semakin besar pula dana yang dikembalikan kepada masyarakat,” ungkapnya sembari berharap masyarakat turut melaporkan jika menemukan rokok ilegal. (ws hendro/agi/madiuntoday).

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019

#millenialroadsafetyfestival
#millenialroadsafetyfestival2019 #milenialroadsafetyfestival #mrsf #polantas #tertiblalulintas #lalulintas #millennialroadsafetyfestival2019 #milenialroadsafetyfestival2019 #roadsafetyzeroaccident #polisi

Artikel Terkait

Polisi Di Kota Madiun Jalani Vaksinasi Covid-19 Mulai Hari Ini

Polisi Di Kota Madiun Jalani Vaksinasi Covid-19 Mulai Hari Ini

MADIUN - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua bagi petugas pelayanan publik terus berlanjut. Mulai Senin (1/3), jajaran Polres Madiun Kota mengikuti kegiatan penyuntikan vaksin untuk meningkatkan imun tubuh terhadap Virus Korona tersebut. Proses penyuntikan...

GeNose C19 Kini Tersedia di Stasiun Madiun

GeNose C19 Kini Tersedia di Stasiun Madiun

MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) semakin memperluas penggunaan GeNose C19 di stasiun. Terbaru, mereka menambahkan empat stasiun lagi untuk menyediakan layanan pemeriksaan Covid-19 ini. Salah satunya, di Stasiun Besar Madiun. Layanan pemeriksaan GeNose C19 di...

Don`t copy text!