Lomba Hadrah di Bulan Suci Sebagai Ajang Edukasi dan Sosialisasi

Di Posting Oleh madiuntoday

27 Mei 2019

MADIUN – Giat Ramadan Fest Kota Madiun bukan sekedar ajang lomba seni hadrah semata. Nyatanya, kegiatan juga sebagai sarana edukasi yang baik. Salah satunya, sosialisasi ketentuan cukai. Pesan cukai disampaikan secara terus menerus sedari awal lomba yang dimulai sejak, Jumat (24/5) kemarin. Sosialisasi kian mengena saat grand final, Senin (27/5). Masyarakat yang datang cukup banyak. Pesan cukai juga disampaikan melalui brosur yang dibagi kepada pengunjung. Tak heran, sosialisasi semakin mengena.

“Pemerintah tentu wajib mensosialisasikan peraturan pemerintah. Salah satunya, cukai. Sosialisasi sengaja kami kemas berbeda agar lebih menarik,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun Subakri.

Sosialisasi, kata dia, sengaja disesuaikan dengan suasana Ramadan. Lomba hadrah dipilih untuk lebih meningkatkan keimanan. Selain itu, musik religi diharap semakin membawa kesejukan bagi masyarakat. Pemkot juga memberikan 500 takjil bagi masyarakat dan pengendara yang melintas di seputaran Alun-alun, lokasi acara. Tak heran, menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

“Sosialisasi harus dilakukan secara terus menerus. Ini penting karena cukai merupakan salah satu sumber pemasukan negara. Mematuhi cukai berarti berkontribusi kepada negara,” imbuhnya.

Subakri menyebut terdapat tiga barang wajib cukai yang beredar di tanah air. Yakni, etil alkohol, minuman mengandung etil alkohol, dan hasil tembakau. Hasil tembakau paling banyak beredar. Di antaranya, rokok, klobot, tembakau iris, dan hasil tembakau lainnya. Terbaru, rokok elektrik, juga wajib cukai. Selain itu, terdapat beragam hasil tembakau yang wajib kena cukai. Di antaranya, tembakau hirup, tembakau kunyah, hingga essen dan ekstrak tembakau. Masyakarat wajib tahu. Memperjual-belikan rokok wajib membayar cukai. Sebaliknya, melanggar ketentuan cukai, pidana menanti.

“Barang-barang ini wajib kena cukai karena produksinya harus dibatasi dan peredarannya harus diawasi karena pengkonsumsiannya menimbulkan dampak negatif,” jelasnya.

Dua persen dana cukai dikembalikan kepada masyakarat. Salah satunya, seperti untuk pembiayaan kegiatan seperti Ramadan Fest ini. Semakin besar pemasukan cukai kepada negara, semakin besar pula dana yang dikembalikan kepada masyarakat.

“Makanya, mari kita patuhi ketentuan cukai. Jangan beli rokok ilegal karena sama saja merugikan negara,” ungkapnya sembari berharap masyarakat turut melaporkan jika menemukan rokok ilegal. (ws hendro/agi/madiuntoday).

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019

Artikel Terkait

Jelang Nataru, Wali Kota Gelar Rakor Tiga Pilar Di Kecamatan Taman

Jelang Nataru, Wali Kota Gelar Rakor Tiga Pilar Di Kecamatan Taman

MADIUN - Pemerintah Kota Madiun terus memantapkan persiapan menjelang perayaan Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Terutama, dalam upaya mencegah peningkatan angka penularan Covid-19 di Kota Madiun. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan...

Kemudikan Bus Wisata, Wali Kota Ajak Difabel Keliling Kota

Kemudikan Bus Wisata, Wali Kota Ajak Difabel Keliling Kota

MADIUN - Peringatan Hari Disabilitas Internasional dirayakan dengan cara yang sederhana namun berkesan di Kota Madiun. 118 penyandang disabilitas diajak keliling kota oleh Wali Kota Madiun Maidi menggunakan bus wisata. Bahkan, wali kota mengemudikan sendiri sarana...

Peringati Hari Disabilitas, Wali Kota Gelar Perayaan Bersama Difabel

Peringati Hari Disabilitas, Wali Kota Gelar Perayaan Bersama Difabel

MADIUN - Hari Disabilitas yang jatuh setiap tanggal 3 Desember juga turut diperingati di Kota Madiun. Rabu (8/12), Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak menggelar perayaan Hari Disabilitas bersama difabel Kota...

Don`t copy text!