Mulai Punya Konsep Berjualan Hingga Entrepreneur Muda, Berikut Syarat Tempati Kios di RTH

Di Posting Oleh madiuntoday

4 Juni 2020

MADIUN – Wacana Walikota Madiun Maidi melibatkan masyarakat dalam pengoptimalan ruang terbuka publik (RTP) dan ruang terbuka hijau (RTH) disambut antusiasme warga. Terbukti dari sejumlah komentar netizen dalam unggahan berita terkait hal itu beberapa waktu lalu. Kebanyakan mereka tertarik untuk bergabung. Pemerintah Kota Madiun memang berencana membangun kios di sejumlah ruang terbuka publik yang digratiskan untuk masyarakat. Sebagai gantinya, warga yang menempati bertanggung jawab atas keamanan dan perawatan RTP dan RTH tersebut.

‘’Yang berminat silahkan bikin proposal permohonan. Nanti dikirimkan ke Perkim atau ke saya langsung. Nanti saya seleksi mana yang cocok,’’ kata walikota, Kamis (4/6).

Bahkan, walikota berharap ada presentasi langsung dari peminat. Artinya, masyarakat yang ingin menempati harus sudah memiliki satu bidang usaha yang menarik. Pun, entrepreneur muda diutamakan. Walikota memang ingin memberikan kesempatan dan peluang sebesar-besarnya bagi yang muda-muda. Walikota menyebut setidaknya terdapat 15 tempat yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

‘’Kalau punya konsep berjualan produk apa dan bagaimana silahkan diajukan. Akan saya cek. Kan saya bisa mengarahkan cocoknya di RTH yang mana,’’ ungkapnya.

Walikota memang berencana mentemakan titik-titik berjualan. Dia mencontohkan rencana sejumlah café deretan Plaza Madiun kawasan Taman Sumber Umis yang akan ditemakan untuk kuliner minuman. Salah satunya minuman jenis susu. Selain itu, juga ada jus kurma dan lainnya. Entreprenuer muda yang memiliki konsep berjualan senada bisa diarahkan ke titik tersebut. Karenanya, walikota membutuhkan proposal konsep berjualan tersebut.

‘’Kalau terlalu banyak, bisa kita konsep kios milik bersama. Produk-produk serupa kita pajang bersama. Itu juga memudahkan pembeli dalam mencari produk yang diinginkan,’’ jelasnya.

Konsep tersebut disiapkan untuk menyambut peningkatan ekonomi paska pandemi. Harapannya, ekonomi bisa langsung melejit. Konsep pedestrian Jalan Pahlawan yang sudah tertata baik diharapkan dapat menarik wisatawan. Karena, unsur-unsur pelengkap untuk menyambut wisatawan harus mulai disiapkan dari sekarang.

‘’Jadi kita tidak hanya berfokus pada pemulihan di bidang kesehatan. Tapi juga strategi pemulihan ekonomi juga harus mulai dijalankan,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!