Ikuti Webinar dengan Menkominfo, Kepala Diskominfo Kota Madiun Ajak Masyarakat Cintai Produk Lokal dan Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Ruang Digital

Di Posting Oleh madiuntoday

3 September 2020

MADIUN – Seluruh sektor ekonomi terpukul di masa pandemi Covid-19. Tak terkecuali Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Madiun. Aktivitas UMKM harus bangkit. Karenanya, Presiden Joko Widodo meluncurkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GERNASBBI). Melalui gerakan tersebut diharapkan ekonomi nasional tumbuh dan pelaku UMKM kembali bangkit.

Namun, tentu tidak mudah. Apalagi, di masa pandemi yang mewajibkan penerapan protokol kesehatan. Salah satunya, jaga jarak. Migrasi ke ranah digital salah satu solusinya. Karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika berupaya mendorong pelaku usaha untuk bermigrasi ke ranah digital melalui ruang-ruang digital yang disiapkan.

‘’14 Mei GERNASBBI diluncurkan Presiden, dan sudah 1,6 juta UMKM baru telah melakukan digital onboarding,’’ ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate saat membuka seminar UMKM secara daring, Kamis (3/9).

Saat ini, lanjutnya, hampir sepuluh juta UMKM konvesional bermigrasi ke digital. Namun, hal itu belum banyak diterapkan di Kota Madiun. Berdasar data DPMPTSPKUM Kota Madiun, baru 201 UMKM yang memanfaatkan pasar digital fasilitas DPMPTSPKUM tersebut.

Kepala Dinas Kominfo Kota Madiun Subakri berharap masyarakat dapat memanfaatkan ruang digital yang dimiliki Pemkot Madiun untuk memasarkan produk UMKM-nya. ‘’Jangan sampai aplikasi yang difasilitasi DPMPTSPKUM ini digunakan untuk memasarkan produk dari luar Kota Madiun,’’ harapnya.

Dengan peralihan aktivitas bisnis ke ruang digital (digital space) atau digital on boarding itu UMKM dapat semakin berkembang. Harapanya, mampu mendongkrak ekonomi di Kota Madiun. Dinas Kominfo Kota Madiun terus berupaya mempermudah dan memperlancar aktivitas serta transaksi di dalam ekosistem digital tersebut.

Kegiatan juga diikuti 27 perwakilan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Madiun. Subakri berharap informasi dari seminar daring itu dapat disebarluaskan kepada masyarakat di kelurahan masing-masing. Apalagi, tema seminar cukup menarik. Yakni, UMKM Kreatif Menghadapi Peluang di Era Adaptasi Kebiasaan Baru. Selain itu, KIM diharap juga turut mensosialisakan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dalam hal ini tentu lebih mengutamakan produk UMKM Kota Madiun.

‘’27 perwakilan dari KIM kita undang untuk mengikuti seminar ini. Kami berharap KIM turut mensosialisasikan poin dari seminar ini kepada pelaku UMKM. Paling tidakng di lingkungan masing-masing,’’ pungkasnya. (lucky/adit/agi/diskominfo)

Artikel Terkait

Gelar FGD Remunerasi, Wali Kota Imbau ASN Optimal Dalam Bekerja

Gelar FGD Remunerasi, Wali Kota Imbau ASN Optimal Dalam Bekerja

MADIUN - Penerapan Remunerasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Madiun sudah berlangsung sejak 2018 lalu. Penambahan penghasilan bagi pegawai itu dengan berdasar kinerja tersebut cukup berhasil meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS). Maka...

Bea Cukai Madiun Musnahkan BB Minol dan Rokok Ilegal

Bea Cukai Madiun Musnahkan BB Minol dan Rokok Ilegal

MADIUN – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Madiun kembali melaksanakan pemusnahan barang milik negara hasil penindakan di bidang cukai tahun 2021. Adapun barang ilegal tersebut terdiri atas 64 botol atau 28.160 mililiter minuman...

Don`t copy text!