Menegur Teman yang Lupa Pakai Masker, Begini Caranya

Di Posting Oleh madiuntoday

14 September 2020

MADIUN- Angka perkembangan kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia tak kunjung melandai. Hal tersebut seharusnya membuat orang semakin lebih berhati-hati dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Apalagi, tak bisa dipungkiri, klaster-klaster baru yang bermunculan bisa dari mana saja. Mulai dari kluster perkantoran hingga keluarga.

Sayangnya, masih ditemukan banyak masyarakat di Indonesia yang enggan menggunakan masker. Tentu saja hal itu membuat risih hingga geram ingin mengingatkan mereka untuk mengenakan masker. Mungkin bagi beberapa orang akan memilih diam saat melihat kejadian tersebut. Tapi untuk memutus penyebaran virus, tentu kita ingin mengingatkan mereka-mereka yang membandel, tanpa menyakiti hati orang tersebut, bukan?

Berikut beberapa cara mengingatkan agar rajin memakai masker tanpa perlu menyinggung perasaan orang tersebut.

Ingatkan tanpa menggunakan emosi, menjadi salah satu hal yang paling ampuh. Dilansir dari laman Menshealth, kita bisa menggunakan kalimat yang merupakan pernyataan. Misalnya dengan kata-kata, “Saya akan sangat berterima kasih jika kamu menggunakan maskermu” atau “Kita bisa melanjutkan percakapan dari jarak yang lebih jauh”.
Hal itu akan menggambarkan bahwa kita ingin lebih tegas untuk memintanya mengenakan masker tanpa harus melibatkan emosi.

Atau bisa juga dengan peer pressure. Cara tersebut adalah suatu tindakan yang secara tidak langsung menekan orang tersebut untuk berubah karena orang di sekelilingnya berbeda dari dia. Kita tidak perlu berbicara apa-apa. Cukup tunjukkan sikap bahwa kita menerapkan protokol kesehatan dengan baik lewat penggunaan masker. Baik di saat bepergian, saat banyak orang, atau saat berbicara dengan orang lain. Pasti lambat laun dia akan mengikuti kebiasaan lingkungan sekitar.

Terakhir, berikan edukasi. Kita juga perlu mengedukasi mereka tentang pentingnya menggunakan masker. Orang-orang yang tidak menggunakan masker perlu menyadari betapa pentingnya penggunaannya untuk melindungi diri dan orang lain. Walaupun susah mengubah pikiran orang lain, paling tidak kita bisa memberitahukan semua orang, dan berharap pandemi ini segera berakhir. Untuk itu, perlu kerja sama dalam mencegah penyebarannya.
(nanda/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

MADIUN – Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun masih cukup tinggi di Jawa Timur. IPM Kota Pendekar masih bertengger di tiga teratas. Pun, tercatat ada peningkatan 0,42 poin. IPM di angka 81,25 saat ini. Sementara IPM 2020 di angka 80,83. Hasil penghitungan...

Don`t copy text!