Gudang Bus Hangus Dilalap si Jago Merah

Di Posting Oleh madiuntoday

29 September 2020

MADIUN- Kepulan asap hitam membumbung tinggi di langit-langit sekitar area gudang bus cendana yang ada di daerah Demangan Kota Madiun, Selasa (29/9) siang. Asap tersebut diduga berasal dari percikan api saat salah seorang pekerja sedang memotong kerangka bus.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kota Madiun Anang Dwi Sulistiyanto menjelaskan, pihaknya menerima laporan terjadinya kebakaran pada pukul 13.20. Setelah itu pihaknya langsung meluncur dan menerjunkan empat mobil pemadam kebakaran yang berasal dari Damkar dan satu unit mobil dari BPBD.

“Kita dapat telfon dari BPBD kalau ada kebakaran, lalu kita turunkan personil. Di lokasi, bersama masyarakat dan TNI Polri, 40 menit api berhasil dipadamkan,” ungkapnya.

Terkait total kerugian yang diakibatkan kebakaran, Anang belum dapat merinci. Namun, diperkirakan ada dua unit bus dan satu pick up yang hangus karena terbakar api.

Sementara itu, Kapolsek Taman, Setyo W mengatakan, secara rinci total kerugian masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Pihaknya saat ini masih memasang police line di sekitar area lokasi agar tidak sembarang orang yang bisa masuk dan merusak TKP.

“Yang jelas kemungkinan api berasal dari percikan las saat memotong kerangka bus, saat akan dipadamkan tidak ada air, lalu karena cuaca juga panas, api membesar. Kita akan selidiki lebih lanjut,” pungkasnya.
(wshendro/Dhevit/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Persiapan Parluh 2021, Pemkot-Forkopimda Gelar Rapat Koordinasi

Persiapan Parluh 2021, Pemkot-Forkopimda Gelar Rapat Koordinasi

MADIUN - Pandemi Covid-19 turut memengaruhi kegiatan masyarakat. Tak terkecuali, Parapatan Luhur (parluh) yang akan segera dilaksanakan pada 13 Maret 2021 mendatang. Kegiatan musyawarah besar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) itu akan digelar berbeda dari...

Pekan Panutan, Wali Kota Ajak Wajib Pajak Segera Penuhi Kewajiban

Pekan Panutan, Wali Kota Ajak Wajib Pajak Segera Penuhi Kewajiban

MADIUN – Pajak sumber pemasukan utama negara. Tanpa pajak, pembangunan bisa lumpuh. Karenanya, Wali Kota Madiun Maidi mengajak masyarakat wajib pajak untuk segera melapor dan membayar pajak sesuai ketentuan. Apalagi, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Madiun sudah...

Don`t copy text!