Yuk Mengenal Salah Satu Jenis Monstera yang Tengah Digandrungi Masyarakat

Di Posting Oleh madiuntoday

8 Oktober 2020

MADIUN- Pandemi membuat banyak orang mencari kegiatan baru, sebagai cara untuk mengurangi rasa penat. Salah satunya adalah berkebun. Setelah sebelumnya, berkebun diramaikan dengan tanaman aglonema, kini janda bolong menjadi primadona baru sebagai tanaman hias yang harus ada di rumah.

Jenis tanaman yang memiliki nama ilmiah Monstera Adansonii Variegata atau yang lebih dikenal dengan sebutan Janda Bolong ini, sebenarnya bukan tanaman hias tulen. Melainkan lebih dikenal sebagai tanaman obat yang tumbuh merambat di daerah tropis yang ada di Amerika Selatan.

Bentuk tanaman dari keluarga Familia Aracae tersebut unik, karena ada bolongan di setiap helai daunnya. Saking uniknya, orang-orang Eropa menjuluki Monstera Adansonii sebagai Keju Swiss atau tanaman lima lubang. Bolongan di daun dianggap mirip keju dari Swiss.

Sebab keunikannya itulah, tak heran jika janda bolong menarik perhatian banyak orang salah satunya Fifit Kurnia. Ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Pesanggrahan, Kelurahan Taman Kota Madiun itu mengaku hobi bercocok tanam media tanaman hias sejak empat tahun lalu. Menurutnya, saat itu monstera atau janda bolong sudah banyak digemari, namun tak se booming sekarang.

“Saat pertama suka tanaman monstera ini jadi satu pilihan. Dulu harganya saya beli sekitar Rp 10.000 satu pot. Sekarang dijualnya per daun satu pot dua sampai tiga daun sekitar Rp 45.000,” jelasnya.

Menurutnya, perawatan janda bolong terbilang mudah. Yakni tinggal membersihkan daun menggunakan parutan kelapa agar daun-daunnya mengkilap. Cukup satu kali dalam sebulan jika tanaman disimpan di dalam ruang, sedangkan dua kali dibersihkan daunnya dalam sebulan jika ditaruh di luar ruang.

“Sebagai penghobi tanaman saya oke-oke saja kalau semakin banyak penggemar tumbuhan. Artinya masyarakat semakin sadar untuk lebih go green dan baik untuk bumi,” ungkapnya.

Selain itu, lewat bercocok tanam juga dirasa sebagai salah satu cara yang baik untuk mengatasi kejenuhan selama berdiam diri di rumah saat pandemi.
(dhevit/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

MADIUN – Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun masih cukup tinggi di Jawa Timur. IPM Kota Pendekar masih bertengger di tiga teratas. Pun, tercatat ada peningkatan 0,42 poin. IPM di angka 81,25 saat ini. Sementara IPM 2020 di angka 80,83. Hasil penghitungan...

Don`t copy text!