Berkonsep Pujasera, Lapak UMKM Madiun Lor Bersinergi dengan Kampung Pesona

Di Posting Oleh madiuntoday

13 Oktober 2020

MADIUN – Program lapak UMKM cukup dinanti masyarakat. Hal itu terlihat dari antusiasme masyarakat dalam mendukung terwujudnya program tersebut. Seperti yang terlihat di Kelurahan Madiun Lor ini. Warga sekitar lokasi secara rela hati dipindahkan agar lokasi calon lapak lebih luas. Menariknya, warga lain bersedia membantu proses pemindahan secara gotong royong.

‘’Jadi lapak UMKM nya ada di Jalan Candi Sewu, tepatnya pintu masuk ke Kampung Pesona. Di titik itu ada tanah aset Pemkot. Sebelahnya ada rumah warga. Nah, keluarga ini bersedia dipindahkan ke aset pemkot yang lain di dekat kerkop,’’ kata Lurah Madiun Lor Tri Mardiana, Selasa (13/10).

Warga di sana juga kompak. Proses pindah dan pembangunan di tempat yang baru tersebut akan dilakukan secara swadaya. Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan agar program lapak UMKM tersebut terealisasi secara optimal. Benar saja, lapak rencananya memiliki luasan lahan 700 meter persegi. Sedang, luasan bangunnya sekitar 500 meter persegi. Lapak dikonsep tradisional layaknya kampung.

‘’Karena terkoneksi dengan kampung pesona, rencana namanya nanti lapak pesona. Nah, karena kampung, desainnya kita buat tradisional berbentuk joglo,’’ jelasnya.

Joglo tersebut sebagai tempat makan dan minum pembeli. Sedang, lapak-lapak untuk berjualan berada di belakang joglo. Konsepnya memang puja sera. Ana menyebut ada sepuluh lapak nantinya. Sembilan lapak untuk mewadahi produk di tiap RW. Satu lapak lain untuk PKK. Pengelolaan bakal melibatkan karang taruna di bawah binaan LPMK.

‘’Untuk jenis produknya masih akan kita koordinasikan lebih lanjut dengan warga. Prinsipnya, semua bisa terwadahi,’’ imbuhnya.

Selain pembangunan lapak, duit DID Rp 261 juta tersebut akan dibelanjakan bantuan peralatan untuk kelompok masyarakat Madiun Lor. Ana mencontohkan bantuan alat mesin pemecah kedelai untuk kelompok usaha tempe.

‘’Ada juga yang kita belikan tanaman. Tanaman ini untuk mempercantik Kampung Pesona dan 50 tanaman buah kelengkeng untuk di Kampung Tangguh,’’ ungkapnya.

Ketiga lokasi tersebut, lanjutnya, bakal dikoneksikan menjadi satu kawasan. Apalagi, lokasinya berdekatan. Pengunjung dapat menikmati produk UMKM di lapak dan jalan-jalan di Kampung Pesona atau wisata petih buah kelengkeng di Kampung Tangguh.

‘’Bantuan gerobak dari DPMPTSPKUM akan diletakkan di Kampung Tangguh. Jadi nanti ada kulinernya juga di Kampung Tangguh,’’ pungkasnya sembari menyebut pembangunan lapak direncanakan mulai minggu depan. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

PPKM Level 3 Dibatalkan, Wali Kota : Pengetatan Tetap Dilakukan

PPKM Level 3 Dibatalkan, Wali Kota : Pengetatan Tetap Dilakukan

MADIUN - Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan bahwa pemerintah pusat resmi membatalkan status PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Pernyataan ini dirilis melalui laman...

Don`t copy text!