Ada Layanan Ambulans Gawat Darurat di Kota Madiun, Selain Gratis, Ambulans Dilengkapi Alat Pacu Jantung

Di Posting Oleh madiuntoday

27 November 2020

MADIUN – Pelayanan kesehatan di Kota Madiun semakin optimal ke depan. Terbaru, Pemkot Madiun menambah layanan ambulans gratis 24 jam urusan kegawatdaruratan. Layanan ini sejatinya sama dengan sebelumnya. Bedanya, pada fasilitas dalam ambulans tersebut.

‘’Saat ini sudah ada ambulan siaga. Tetapi sifatnya hanya angkut cepat menuju fasilitas kesehatan. Kalau ambulan ini dilengkati tenaga medis dan peralatan untuk melakukan tindakan. Jadi bisa memberikan tindakan langsung,’’ kata Wali Kota usai melakukan gowes dalam rangka HUT ke-49 Korpri di Rowo Bening, Jumat (27/11).

Ambulans, kata wali kota, tidak datang ke pasien hanya sopir dengan mobilnya. Tapi peralatannya lengkap, termasuk tenaga medisnya. Ambulans seharga Rp 1,1 miliar ini dilengkapi alat pacu jantung, rekam jantung, oksigen, dan lain sebagainya. Terutama peralatan urusan kegawadaruratan. Artinya, pasien dalam keadaan darurat tidak harus menunggu tindakan di rumah sakit. Tindakan bisa diberikan dalam perjalanan menuju rumah sakit.

‘’Kalau ambulans yang sifatnya angkut cepat hanya membawa pasien ke fasilitas kesehatan. Kalau pasien tadi benar-benar butuh tindakan tetapi harus menunggu sampai ke rumah sakit dulu kan bisa berbahaya. Tetapi dengan ambulans ini bisa langsung memberikan tindakan karena kita siapkan tenaga medisnya juga,’’ jelasnya sembari menyebut layanan ambulans ini dapat diakses melalui call center 112.

Kalau perlu, lanjut wali kota, ambulans memberikan tindakan di tempat. Pasien yang bersangkutan tidak sampai dibawa ke rumah sakit. Artinya, sakit yang diderita langsung dapat didiagnosa, diberikan tindakan dan obat sekaligus. Tetapi tentu urusan kegawatdaruratan. Wali kota menyebut ambulans ini seperti jemput bola layanan UGD.

‘’Jadi ambulans ini istilahnya seperti masuk UGD rumah sakit. Kalau ambulans biasa harus menunggu sampai di rumah sakit, ambulans ini bisa langsung melakukan tindakan-tindakan,” ungkap wali kota.

Pemkot juga berencana menambah pengadaan ambulans serupa dengan kendaraan lebih kecil. Tujuannya, bisa menjangkau rumah warga yang berada di gang-gang. Pengadaan direncanakan pada 2021 nanti. Rencananya ada tiga ambulans kecil dengan peralatan medis lengkap tersebut nanti.

Wali kota berharap, keberadaan ambulans modern itu dapat mempermudah masyarakat mendapat pelayanan kesehatan. Dengan begitu jika ada satu orang yang sakit, tidak merepotkan anggota keluarga lain. Baik untuk mengantar maupun menunggu perawatan di rumah sakit. Sehingga mereka bisa menjalankan aktifitasnya tanpa khawatir terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan pemda.

‘’Saya tidak ingin ada satu orang sakit, tiga orang sehat di sekitarnya malah ikut sakit. Kalau pola ini kita jalankan, maka yang sehat bisa tetap kerja tanpa khawatir dengan yang sakit. Karena yang sakit sudah urusannya tim medis. Inilah pelayanan prima yang kita lakukan. Kota Madiun ini harus sehat ekonominya, orang sakit segera sehat dan tidak menimbulkan orang sakit baru,” pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

30 Sembuh Hari Ini, Tetap Waspada Karena Covid-19 Masih Ada

30 Sembuh Hari Ini, Tetap Waspada Karena Covid-19 Masih Ada

MADIUN – Penambahan kasus konfirmasi sepertinya mulai menurun di Kota Madiun. Setelah bertambah 60 konfirmasi kemarin, kasus konfirmasi bertambah 17 hari ini, (23/1). Sebaliknya, kasus sembuh meningkat. Setidaknya terdapat 30 kasus sembuh bersamaan 17 konfirmasi...

Tren Kasus Meningkat, PPKM di Kota Madiun Terancam Diperpanjang

Tren Kasus Meningkat, PPKM di Kota Madiun Terancam Diperpanjang

MADIUN – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Madiun sepertinya bakal diperpanjang. Hal itu, mengemuka dari keputusan pemerintah pusat yang memperpanjang PPKM di Jawa-Bali sampai 8 Februari nanti. Wali Kota Madiun Maidi menyebut SK PPKM untuk...

Don`t copy text!