Peringatan HUT Korpri Secara Sederhana, Wali Kota Ajak Abdi Negara Gowes Bersama

Di Posting Oleh madiuntoday

27 November 2020

MADIUN – Jalur sepeda wisata 15 kilometer kembali diujicoba. Wali Kota Madiun Maidi bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga lurah mencoba jalur tersebut, Jumat (27/11). Gowes bersama terbatas itu sekaligus merayakan HUT Korpri yang jatuh pada 29 November.

‘’Hari ini kita merayakan HUT Korpri secara terbatas. Kita lakukan bersepeda bersama dengan beberapa pejabat sekaligus mengecek jalur sepeda wisata,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi di Bumi Perkemahan Ngrowo Bening.

Bumi Perkemahan Ngrowo Bening memang salah satu titik yang dilewati jalur sepeda wisata 15 kilometer. Jalur ini dimulai dari Balai Kota Jalan Pahlawan ke selatan hingga Pasar Sleko kembali ke utara menuju Alun-alun lanjut Taman Bantaran dan Taman Lalu Lintas, ke timur melewati Gereja Cornelius, Taman Makam Pahlawan, Bakorwil, RTH Kartini, Busbo, sentra kuliner Rimba Darma, kawasan Stadion Wilis, lapangan Olahraga Gulun, dan Buper Ngrowo Bening. Rute sejatinya berlanjut ke Stasiun Besar Madiun, Polres Madiun Kota, dan kembali ke Balai Kota.

‘’Secara umum sudah siap. Tetapi masih ada beberapa yang masih kurang. Seperti rambu untuk yang masuk ke kawasan Stadion dan Gor masih belum. Ada juga di titik lain. Desember ini selesai, Insya Allah,’’ jelas wali kota sembari menyebut progres sekitar 80 persen.

Wali kota menambahkan pembangunan dilanjutkan tahun depan. Yakni, jalur sepeda rute 25 kilometer. Namun sejatinya, pembangunan jalur tersebut dimulai. Paling tidak, titik-titik yang akan dilewati. Seperti Lapak UMKM di kelurahan. Saat ini memang tengah pembangunan. Bahkan, progresnya sudah ada yang 75 persen. Pembangunan Lapak UMKM ditargetkan selesai Desember nanti.

‘’Titik-titiknya sudah dimulai tinggal mencunkan saja. Insya Allah Februari kita mulai,’’ terangnya.

Jalur sepeda wisata memang tidak sekedar promosi daerah. Namun, juga peningkatan perekonomian lokal. Sebab, terkoneksi dengan program Lapak UMKM tadi. Lapak tersebut sebagai tempat berjualan pelaku UMKM di tiap kelurahan. Calon pembeli didatangkan melalui pesepeda tadi.

‘’Ini sesuai instruksi Presiden untuk peningkatan perekonomian berbasis kelokalan. Makanya kelurahan kita angkat melalui jalur sepeda wisata ini,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)

Artikel Terkait

Tren Kasus Meningkat, PPKM di Kota Madiun Terancam Diperpanjang

Tren Kasus Meningkat, PPKM di Kota Madiun Terancam Diperpanjang

MADIUN – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Madiun sepertinya bakal diperpanjang. Hal itu, mengemuka dari keputusan pemerintah pusat yang memperpanjang PPKM di Jawa-Bali sampai 8 Februari nanti. Wali Kota Madiun Maidi menyebut SK PPKM untuk...

Biar Tak Salah Paham, Begini Alur Penanganan Covid-19 di Kota Madiun

Biar Tak Salah Paham, Begini Alur Penanganan Covid-19 di Kota Madiun

MADIUN – Penanganan Covid-19 memang tidak boleh sembarangan. Karenanya, terdapat alur khusus penanganan tersebut. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Madiun mengeluarkan alur penanganan kasus konfirmasi Covid-19 untuk Kota Pendekar....

Don`t copy text!