Bantu Dongkrak Produk-Produk Lokal, Pemprov Jatim Fasilitasi UMKM se Eks Karesidenan Madiun Pameran

Di Posting Oleh madiuntoday

2 Desember 2020

MADIUN- Selama pandemi COVID-19 melanda Indonesia, selama itu juga situasi tersebut tak hanya berpengaruh pada sektor kesehatan. Lebih dari itu, dunia usaha juga terdampak sejak adanya pandemi. Utamanya bagi usaha mikro, kecil menengah (UMKM).

Meski kondisi serba sulit, beberapa UMKM masih mampu bertahan bahkan berkembang dengan sejumlah inovasi dan bantuan dari berbagai pihak. Salah satunya seperti fasilitasi gratis yang diberikan oleh pemerintah untuk menghidupkan kembali UMKM yang sempat mati suri.

Seperti yang dilakukan Pemprov Jawa Timur melalui Biro Perekonomian Jawa Timur. Mereka menggelar festival ekonomi milenials di seluruh Bakorwil yang ada di Jatim, tak terkecuali Bakorwil yang ada di Kota Madiun. Festival ekonomi yang dikemas dalam bentuk pameran stand UMKM makanan dan minuman itu diikuti 10 UMKM binaan millenial job center (MJC).

“Pengisi stand berasal dari wilayah Madiun dan sekitar. Utamanya produk makanan dan minuman. Ini kita gelar selama tiga hari mulai tanggal 1 sampai 3 Desember,” ungkap Wendy Anggiawan Penanggung Jawab EJSC Madiun, Rabu (2/12).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, melalui pameran ini, Pemprov Jatim berharap agar produk-produk UMKM lokal mampu berkarya dan menghasilkan produk yang dapat diterima dan bersaing dengan produk luar lainnya.

Menurut salah seorang pengizi pameran Nuzul Hidayat, dirinya merasa terbantu dengan adanya fasilitasi pameran yang diberikan oleh pemerintah ini. Dirinya mengaku, usaha yang dijalankannya lahir karena pandemi.

“Selama dirumah saja dan kepikiran untuk nambah pemasukan saya bikin jamu. Mau tidak mau harus putar otak untuk pemasaran. Adanya pameran ini sedikit banyak bisa membantu saya untuk mengenalkan produk ke masyarakat,” akunya.

Dirinya berharap, pameran ini tak hanya ada satu atau dua kali saja. Lebih dari itu, dirinya berharap fasilitasi pameran bisa digelar secara berkelanjutan. Agar para pelaku UMKM bisa semakin berdaya saing hingga kancah global.
(Dhevit/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

MADIUN – Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun masih cukup tinggi di Jawa Timur. IPM Kota Pendekar masih bertengger di tiga teratas. Pun, tercatat ada peningkatan 0,42 poin. IPM di angka 81,25 saat ini. Sementara IPM 2020 di angka 80,83. Hasil penghitungan...

Don`t copy text!