Banyak Kasus dari Kontak Erat, Tingkatkan Kewaspadaan Biarpun Masih Kerabat

Di Posting Oleh madiuntoday

5 Desember 2020

MADIUN – Kasus konfirmasi Covid-19 yang berawal dari kontak erat kembali terjadi. Setidaknya, sembilan dari sepuluh kasus konfirmasi, Sabtu (5/12), merupakan kontak erat kasus sebelumnya.

Konfirmasi nomor 235
Kasus nomor 235 berinisial SH (63) berjenis kelamin laki-laki warga Kelurahan Pandean. SH merupakan kontak erat kasus konfirmasi nomor 218. Setelah kasus nomor 218 terkonfirmasi, SH dilakukan pemeriksaan rapid dan swab tes. Hasil swab keluar dan SH juga positif Covid-19. SH menjalani isolasi di salah satu rumah sakit di Kota Madiun karena mempunyai riwayat penyakit degeneratif. Seperti diberitakan kasus nomor 218 juga warga Kelurahan Pandean yang terkonfirmasi pada 1 Desember lalu. Kasus nomor 218 tersebut juga kontak erat dari kasus konfirmasi lain sebelumnya.

Konfirmasi nomor 236
Kasus nomor 236 berinisial DE (36) berjenis kelamin laki-laki warga Kelurahan Winongo. DE merupakan kontak erat kasus konfirmasi nomor 214. Rapid dan swab pada DE dilakukan setelah kasus nomor 214 mengemuka. Hasil swab keluar dan DE juga positif Covid-19. DE melakukan isolasi mandiri di rumah dengan kondisi tidak ada keluhan. Selain kontak kasus, DE juga bekerja di Malang dan pulang setiap minggu ke Kota Madiun. Sedang, kasus nomor 214 merupakan warga Kelurahan Winongo yang terkonfirmasi pada 30 November lalu. Kasus nomor 214 bersama keluarga diketahui mempunyai riwayat perjalanan ke Sidoarjo sebelumnya.

Konfirmasi nomor 237-240
Kasus nomor 237 berinisial SM (94) berjenis kelamin perempuan warga Kelurahan Kanigoro. Kasus nomor 238 berinisial AP (34) berjenis kelamin laki-laki warga Kelurahan Pangongangan. Kasus nomor 239 berinisial PR (14) berjenis kelamin perempuan warga Kelurahan Kanigoro.
Kasus nomor 240 berinisial AR (30) berjenis kelamin perempuan warga Kelurahan Kanigoro.

Keempatnya merupakan kontak erat kasus konfirmasi nomor 217. Seperti penanganan kasus kontak erat pada umumnya, seluruh kontak erat dilakukan rapid dan swab test setelah kasus nomor 217 itu muncul. Hasil swab keluar dan menyatakan empat orang kontak positif Covid-19. Pada keempat kontak ini dilakukan isolasi di rumah sakit di Kota Madiun.

Konfirmasi nomor 241
Kasus nomor 241 berinisial LN (39) berjenis kelamin laki-laki warga Kelurahan Tawangrejo. LN merupakan kontak erat kasus konfirmasi nomor 215. Berstatus kontak erat LN juga dilakukan pemeriksaan rapid dan swab tes setelah kasus nomor 215 terkonfirmasi. Hasil rapid tes LN reaktif dan hasil swab juga menyatakan positif Covid-19. LN melakukan isolasi mandiri di rumah dengan kondisi tidak ada keluhan.

Kpnfirmasi nomor 242
Kasus nomor 242 berinisial PP (63) berjenis kelamin laki-laki warga Kelurahan Madiun Lor. PP merupakan kontak erat kasus konfirm nomor 220. PP berobat ke Puskesmas wilayah karena mempunyai keluhan pusing-pusing setelah kasus nomor 220 mengemuka. Rapid dan swab tes dilakukan. PP tercatat reaktif dan hasil swab keluar beberapa hari setelahnya menyatakan positif Covid-19. PP menjalani isolasi di rumah sakit di Kota Madiun dalam kondisi stabil tanpa keluhan. Sedang, kasus nomor 220 merupakan warga Kelurahan Madiun Lor yang terkonfirmasi pada 2 Desember lalu. Kasus nomor 220 mempunyai riwayat perjalanan ke Blitar untuk kepentingan keluarga.

Konfirmasi nomor 243
Kasus nomor 243 berinisial EB (60) berjenis kelamin perempuan warga Kelurahan Winongo. EB mengeluh badan lemas, batuk, pilek, serta kehilangan indera penciuman dan lantas melaporkannya pada Puskesmas wilayah. EB lantas dilakukan pemeriksaan rapid tes dengan hasil reaktif. EB lantas melakukan swab tes mandiri ke laboratorium swasta dan terkonfirmasi positif Covid-19. EB melakukan isolasi mandiri di rumah dalam kondisi stabil tanpa keluhan. EB diketahui mempunyai riwayat perjalanan ke Jombang selama beberapa hari sebelum mengeluh sakit dan kedatangan keluarga dari Dubai.

Konfirmasi nomor 244
Kasus nomor 244 berinisial TS (69) berjenis kelamin perempun warga Kelurahan Madiun Lor. TS merupakan kontak erat kasus konfirm nomor 224. TS merasakan gejala batuk-batuk setelah kasus nomor 224 terkonfirmasi. TS lantas memeriksakan diri ke rumah sakit. Karena mempunyai riwayat kontak kasus positif, TS dilakukan pemeriksaan swab tes. TS juga positif Covid-19. TS menjalani isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Madiun dalam kondisi stabil

Kasus konfirmasi menjadi 244 orang dengan 189 di antaranya telah sembuh. 27 lainnya masih dalam perawatan, 15 orang isolasi mandiri di rumah, dan 13 orang meninggal dunia. (vincent/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Tren Kasus Meningkat, PPKM di Kota Madiun Terancam Diperpanjang

Tren Kasus Meningkat, PPKM di Kota Madiun Terancam Diperpanjang

MADIUN – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Madiun sepertinya bakal diperpanjang. Hal itu, mengemuka dari keputusan pemerintah pusat yang memperpanjang PPKM di Jawa-Bali sampai 8 Februari nanti. Wali Kota Madiun Maidi menyebut SK PPKM untuk...

Biar Tak Salah Paham, Begini Alur Penanganan Covid-19 di Kota Madiun

Biar Tak Salah Paham, Begini Alur Penanganan Covid-19 di Kota Madiun

MADIUN – Penanganan Covid-19 memang tidak boleh sembarangan. Karenanya, terdapat alur khusus penanganan tersebut. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Madiun mengeluarkan alur penanganan kasus konfirmasi Covid-19 untuk Kota Pendekar....

Don`t copy text!