Lapak UMKM Kelurahan Banjarejo Jadi Fasilitas Menarik Jalur Sepeda Jalan Sedoro

Di Posting Oleh madiuntoday

11 Desember 2020

MADIUN – Program Lapak UMKM Kelurahan Banjarejo tak kalah menarik dengan di kelurahan lain. Pun, pembangunan sudah mencapai 70 persen. Lapak UMKM di Kelurahan Banjarejo berlokasi di Jalan Sedoro. Yap, jalur yang membelah areal persawahan itu dinilai cukup strategis. Apalagi, jalur cukup ramai pesepeda sampai saat ini.

‘’Saya rasa di sana cukup strategis. Karena setiap hari apalagi kalau hari libur selalu ramai pesepeda. Jalan itu sudah seperti jalur wajib bersepeda,’’ kata Lurah Banjarejo Sukardjono, Jumat (11/12).

Lapak berlokasi di tanah bengkok sawah. Luasan yang dipakai mencapai 15×10 meter persegi. Di dalamnya terdapat berbagai bangunan. Mulai lapak untuk berjualan itu sendiri hingga tempat duduk dan bersantai untuk pengunjung. Luasan bangunan lapak mencapai 8×5,5 meter persegi. Rencananya terdapat empat lapak. Di depannya terdapat meja kursi dan payung untuk pengunjung.

‘’Kami tambah kamar mandi juga mengingat di sekitar jauh dari wc umum. Di kanan, kiri, dan belakangnya merupakan areal persawahan. Jadi nuansanya pedesaan yang asri,’’ ungkapnya.

Kawasan juga sudah ramai transaksi jual-beli. Sebab, terdapat sedert warung kopi di sebelah barat tak jauh dari lokasi. Nah, Sukardjono menyebut juga akan menata ulang warung-warung tersebut. Rencananya, keberadaan Lapak UMKM akan dikembangkan pada 2021 nanti. Anggaran sudah diusulkan untuk perluasan lapak tersebut. Ke depan, warung-warung tersebut akan diberikan tempat baru di kawasan lapak yang lebih bagus dan seragam.

‘’Jadi biar lebih rapi dan indah dipandang. Kalau sekarang ini kan terkesan semerawut. Jadi lapak nanti juga memfasilitasi pelaku UMKM juga warung-warung yang sudah ada di dekat lokasi itu,’’ jelasnya.

Lapak tersebut memang diperuntukkan bagi pelaku UMKM. Pengelolaan akan dikoordinasikan dengan PKK, LPMK, dan paguyupan pedagang di Kelurahan Banjarejo. Sukardjono menargetkan pembangunan selesai dalam waktu dekat ini. Setelahnya, langsung bisa dimanfaatkan sembari menunggu pengembangan tahun depan.

‘’Prinsipnya ini untuk masyarakat Banjarejo. Nanti akan kita koordinasikan bersama masyarakat terkait setelah bangunan selesai 100 persen,’’ pungkasnya sembari menyebut pihaknya juga membuat 16 gerobak jualan untuk di Lapak UMKM dan Kampung Tangguh. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

MADIUN – Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun masih cukup tinggi di Jawa Timur. IPM Kota Pendekar masih bertengger di tiga teratas. Pun, tercatat ada peningkatan 0,42 poin. IPM di angka 81,25 saat ini. Sementara IPM 2020 di angka 80,83. Hasil penghitungan...

Don`t copy text!