Lapak UMKM Kelurahan Kelun, Berkonsep Joglo Tak Jauh dari Taman Kelurahan

Di Posting Oleh madiuntoday

14 Desember 2020

MADIUN – Program Lapak UMKM di Kelurahan Kelun juga nyaris selesai. Pekerjaan lapak yang berlokasi di Jalan Kembar itu sudah mencapai 85 persen. Lapak diperkirakan bakal ramai ke depan mengingat dekat dengan Taman Kelun yang sudah cukup ramai sebelumnya.

‘’Ada di Jalan Kembar dan berhadapan dengan Taman Kelun. Kalau Taman Kelun ada di utara jalan, lapaknya ada disebelah selatan,’’ kata Siti Karlina, Lurah Kelun, Senin (14/12).

Siti menyebut pekerjaan ditarget selesai pada 23 Desember mendatang. Pembangunan Lapak UMKM di Kelun juga berbeda. Pembangunan tidak menggandeng rekanan. Namun, secara swakelola. Artinya, masyarakat dilibatkan. Tak urung, kegiatan juga memberikan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

‘’Lapak memang diperuntukkan untuk warga. Jadi semaksimal mungkin warga kita libatkan. Tidak hanya untuk mengisi nanti, tapi juga saat proses pembangunanya,’’ jelasnya.

Lapak berkonsep klasik. Siti menyebut desain lapak di atas lahan seluas 600 meter persegi itu bangunan joglo. Terdapat satu bangunan utama di tengah. Di dalamnya terdapat delapan stan untuk berjualan pelaku UMKM. Tentu juga ada tempat duduk untuk pengunjung. Tempat pengunjung juga disediakan di gazebo. Setidaknya terdapat empat gazebo yang disiapkan.

‘’Ke depan akan kita kembangkan lagi. Luasan lapak kita tambah lagi untuk taman dan fasilitas seperti kamar mandi,’’ ungkapnya.

Terkait produk UMKM, Siti menyebut terdapat sejumlah produk unggulan. Di antaranya, onde-onde, bandeng otak-otak, tape ketan, dan berbagai makanan olahan jadi lainnya.
Wali Kota Madiun Maidi juga meninjau lokasi tersebut. Wali kota meninjau lokasi di sela kegiatan Panen lele di kelurahan Rejomulyo dan sidak sejumlah saluran di Kelurahan Kelun. Wali Kota Maidi menyebut program lapak UMKM ada ditiap kelurahan. Setiap kelurahan diberikan anggaran Rp 261 juta untuk meningkatkan perekonomian lokal. Lapak-lapak tersebut akan dikoneksikan dengan jalur sepeda wisata. (dhevit/nanda/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

MADIUN – Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun masih cukup tinggi di Jawa Timur. IPM Kota Pendekar masih bertengger di tiga teratas. Pun, tercatat ada peningkatan 0,42 poin. IPM di angka 81,25 saat ini. Sementara IPM 2020 di angka 80,83. Hasil penghitungan...

Don`t copy text!