Berada di Kawasan Bundaran Taman, Lapak UMKM Kelurahan Pandean Sudah Mulai Dimanfaatkan

Di Posting Oleh madiuntoday

4 Januari 2021

MADIUN – Lapak UMKM Kelurahan Pandean juga telah siap dimanfaatkan. Pembangunan lapak yang diberi nama Simpang Lima Bunderan (Simande) itu telah rampung. Sesuai namanya, lapak berada di kawasan Bundaran Taman menggunakan aset Pemerintah Kota Madiun di antara di Jalan Taman Praja dan Panorama Raya.

‘’Pembangunan sudah selesai sejak 18 Desember lalu. Saat ini sudah mulai dimanfaatkan,’’ kata Lurah Pandean Eko Santoso, Senin (4/1).

Lapak berada di atas lahan seluas 200 meter persegi. Sedang, untuk bangunannya berukuran 6×10 meter. Di dalamnya terdapat empat lapak. Satu di antaranya sudah dimanfaatkan pelaku UMKM warga Pandean. Eko menyebut pemanfaatan telah dikoordinasikan dengan PKK, LPMK, dan paguyupan UMKM Kelurahan Pandean. Selain untuk pembangunan, anggaran DID Rp 261 juta tersebut juga digunakan untuk pengadaan 30 gerobak dan 9 etalase. Artinya, pelaku UMKM yang belum bisa terakomodir di lokasi lapak tetap terfasilitasi dengan bantuan gerobak.

‘’Untuk etalasenya juga di lokasi lapak. Kalau gerobak bisa di sana bisa di lain tempat,’’ jelasnya.

Eko menyebut terdapat beragam produk unggulan di kelurahannya. Di antaranya, minuman markisa, lempeng, aneka kue, hingga produk kerajinan seperti keset dan batik. Eko optimis lapak akan ramai. Sebab, lokasi di kawasan Bundaran Taman dinilai tepat karena strategis. Seperti diketahui kawasan tersebut sudah memiliki embrio aktivitas jual-beli. Terutama di saat Minggu. Lokasi juga dekat dengan areal perkantoran. Mulai kantor Kecamatan Taman hingga Gedung DPRD Kota Madiun.

‘’Pembangunan memang belum sempurna. Informasinya akan dilanjutkan di 2021 ini,’’ jelasnya.

Eko berencana menambahkan pagar keliling, kamar mandi, meja, kursi, dan payung pengunjung, hingga taman selfie. Untuk pagar rencananya juga dibuat pagar berelief. Lokasi yang dibuat menarik diharap semakin dilirik pengunjung.

‘’Seperti harapan bapak wali kota, program ini diharap bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Dan saat ini, itu sudah mulai berjalan,’’ pungkasnya. (dhevit/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

MADIUN – Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun masih cukup tinggi di Jawa Timur. IPM Kota Pendekar masih bertengger di tiga teratas. Pun, tercatat ada peningkatan 0,42 poin. IPM di angka 81,25 saat ini. Sementara IPM 2020 di angka 80,83. Hasil penghitungan...

Don`t copy text!