Dua Sembuh Hari Ini, Tetap Disiplin Protokol Kesehatan Kendati Vaksinasi di Tanah Air Mulai Berjalan Kini

Di Posting Oleh madiuntoday

14 Januari 2021

MADIUN – Kasus sembuh dan konfirmasi kembali bertambah di Kota Madiun. Setidaknya, terdapat dua kasus sembuh dan 12 kasus konfirmasi hari ini, Kamis (14/1). Kasus sembuh kali ini datang dari nomor 366 dan 389. Tetap disiplin protokol kesehatan kendati vaksinasi di tanah air mulai berjalan kini.

Kasus sembuh nomor 366 berinisial RG (3) berjenis kelamin laki-laki warga Kelurahan Winongo. RG terkonfirmasi pada 27 Desember lalu. RG merupakan kontak erat kasus konfirmasi nomor 317. Swab test dilakukan dan hasil keluar menyatakan RG juga positif Covid-19.

Kasus sembuh nomor 389 berinisial AI (72) berjenis kelamin laki-laki warga Kelurahan Kejuron. AI terkonfirmasi pada 29 Desember lalu. AI mengeluh demam, batuk pilek, dan nyeri tenggorokan sekitar satu minggu. AI lantas memeriksakan diri ke dokter praktek mandiri. Keluhan tidak juga berkurang. AI disarankan untuk periksa ke rumah sakit dan dilakukan rapid serta swab test.

Kasus Konfirmasi

Konfirmasi nomor 557-558
Kasus nomor 557 berinisial RM (50) berjenis kelamin laki-laki. Kasus nomor 558 berinisial GA (20) berjenis kelamin laki-laki. Keduanya merupakan warga Kelurahan Josenan. RM sempat mengeluh demam dan anosmia. RM berinisiatif melakukan rapid dan swab tes mandiri karena di tempatnya bekerja terdapat kasus konfirmasi positif Covid-19. Hasil keluar dan RM juga terkonfirmasi positif Covid-19. Sedang, GA merupakan kontak RM dan juga mengeluh anosmia, flu, dan tenggorokan sakit. GA juga turut melakukan swab tes. Hasilnya juga positif Covid-19. Keduanya menjalani isolasi mandiri di tempat karantina khusus Kota Madiun di bawah pengawasan petugas.

Konfirmasi nomor 559
Kasus nomor 559 berinisial DM (61) berjenis kelamin perempuan warga Kelurahan Rejomulyo. DM mengikuti skrining rapid tes masal di tempat bekerja dengan hasil reaktif. DM juga sempat mengeluh, demam, batuk, dan pilek sehingga berinisiatif melakukan swab tes di laboratorium swasta. Hasil keluar dan DM terkonfirmasi positif Covid-19. DM menjalani isolasi mandiri di rumah di bawah pengawasan petugas wilayah.

Konfirmasi nomor 560
Kasus nomor 560 berinisial WS (43) berjenis kelamin perempuan warga Kelurahan Pandean. WS mengikuti skrining rapid tes masal di tempat bekerja dengan hasil reaktif. WS berinisiatif melakukan rapid tes ulang secara mandiri namun hasil tetap reaktif sehingga melakukan swab tes di laboratorium swasta. Hasil keluar dan WS terkonfirmasi positif Covid-19. WS menjalani isolasi mandiri di rumah di bawah pengawasan petugas wilayah.

Konfirmasi nomor 561
Kasus nomor 561 berinisial DP (21) berjenis kelamin laki-laki warga Kelurahan Manisrejo. DP mengeluh pusing dan anosmia sehingga dijemput pulang ke Kota Madiun dari tempat belajarnya di Kota Malang. DP melakukan swab tes karena merasa pernah kontak dengan kasus konfirmasi di sekolahnya. Selain itu, DP juga mengeluh sesak. Hasil swab keluar dan DP terkonfirmasi positif Covid-19. DP menjalani isolasi mandiri di rumah di bawah pengawasan petugas wilayah.

Konfirmasi nomor 562
Kasus nomor 562 berinisial MP (73) berjenis kelamin laki-laki warga Kelurahan Manisrejo. MP mengeluh tidak enak badan, menggigil, dan tidak nafsu makan. MP sempat memeriksakan diri ke klinik serta rumah sakit dan dilakukan pengobatan rawat jalan. Karena keluhan tidak berkurang, MP menjalani rawat inap di rumah sakit rujukan Covid-19 Kota Madiun. Swab tes dilakukan dan MP terkonfirmasi positif Covid-19. MP menjalani isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 Kota Madiun tersebut.

Konfirmasi nomor 563
Kasus nomor 563 berinisial RB (49) berjenis kelamin perempuan warga Kelurahan Mojorejo. RB merupakan kontak kasus konfirmasi nomor 356. Karena merupakan kontak erat, RB dilakukan swab tes. Hasil keluar dan RB juga terkonfirmasi positif Covid-19. RB juga sempat mengeluh pusing yang tak kunjung sembuh. RB menjalani isolasi mandiri di rumah di bawah pengawasan petugas wilayah.

Konfirmasi nomor 564
Kasus nomor 564 berinisial SW (60) berjenis kelamin laki-laki warga Kelurahan Rejomulyo. SW mengeluh demam, batuk, dan sesak sehingga dibawa ke rumah sakit rujukan Covid-19 Kota Madiun. Karena hasil foto thorax menunjukkan adanya bercak di paru-paru, SW lantas dilakukan swab tes. Hasil keluar dan SW juga terkonfirmasi positif Covid-19. SW diketahui mengadakan acara dengan undangan sekitar 300 orang sebelum sakit. SW menjalani isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 Kota Madiun.

Konfirmasi nomor 565
Kasus nomor 565 berinisial DS (40) berjenis kelamin laki-laki warga Kelurahan Nambangan Lor. DS sempat mengeluh demam, diare, dan sakit mata. Kasus konfirmasi ini berangkat dari skrining rapid di tempatnya kerja karena terdapat rekan kerja yang meninggal dengan gejala mengarah ke Covid-19. Hasil rapid reaktif sehingga DS dilakukan swab tes. Hasil keluar dan DS juga terkonfirmasi positif Covid-19. DS menjalani isolasi mandiri di rumah di bawah pengawasan petugas wilayah.

Konfirmasi nomor 566
Kasus nomor 566 berinisial IM (53) berjenis kelamin laki-laki warga Kelurahan Patihan. IM sempat mengeluh demam dan batuk sehingga memeriksakan diri ke klinik dan rumah sakit. IM diberikan obat rawat jalan. IM mengikuti skrining rapid di tempat kerja dengan hasil rapid reaktif. Swab tes dilakukan dan IM juga terkonfirmasi positif Covid-19. IM menjalani isolasi di salah satu rumah sakit di Kabupaten Madiun.

Konfirmasi nomor 567
Kasus nomor 567 berinisial SD (56) berjenis kelamin laki-laki warga Kelurahan Josenan. SD merasakan keluhan demam sebelumnya. Karena mempunyai riwayat penyakit komorbid, SD memeriksakan diri ke rumah sakit. Swab tes dilakukan SD terkonfirmasi positif Covid-19. SD menjalani isolasi di salah satu rumah sakit di Kabupaten Madiun. SD diketahui menerima tamu dari Semarang yang menginap di rumahnya sebelum sakit.

Konfirmasi nomor 568
Kasus nomor 568 berinisial DM (70) berjenis kelamin laki-laki warga Kelurahan Nambangan Kidul. DM mengikuti skrining rapid tes masal di tempat bekerja dengan hasil reaktif. DM lantas berinisiatif melakukan swab tes di laboratorium swasta. Hasil keluar dan DM terkonfirmasi positif Covid-19. DM menjalani isolasi mandiri di rumah di bawah pengawasan petugas wilayah. DM sempat mengeluhkan gejala batuk, pilek dan diberikan obat secara telemedicine (pelayanan medis jarak jauh.

Kasus konfirmasi menjadi 568 orang dengan posisi 377 di antaranya telah sembuh. 41 lainnya masih dalam perawatan, 104 orang isolasi mandiri, dan 46 orang meninggal dunia. (vincent/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Persiapan Parluh 2021, Pemkot-Forkopimda Gelar Rapat Koordinasi

Persiapan Parluh 2021, Pemkot-Forkopimda Gelar Rapat Koordinasi

MADIUN - Pandemi Covid-19 turut memengaruhi kegiatan masyarakat. Tak terkecuali, Parapatan Luhur (parluh) yang akan segera dilaksanakan pada 13 Maret 2021 mendatang. Kegiatan musyawarah besar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) itu akan digelar berbeda dari...

Pekan Panutan, Wali Kota Ajak Wajib Pajak Segera Penuhi Kewajiban

Pekan Panutan, Wali Kota Ajak Wajib Pajak Segera Penuhi Kewajiban

MADIUN – Pajak sumber pemasukan utama negara. Tanpa pajak, pembangunan bisa lumpuh. Karenanya, Wali Kota Madiun Maidi mengajak masyarakat wajib pajak untuk segera melapor dan membayar pajak sesuai ketentuan. Apalagi, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Madiun sudah...

Don`t copy text!