Vaksinasi di Tanah Air Mulai Berjalan, Kota Madiun Diperkirakan Mulai Februari Mendatang

Di Posting Oleh madiuntoday

14 Januari 2021

MADIUN – Vaksinasi Covid-19 mulai berjalan di tanah air. Namun, tentu dilakukan bertahap karena keterbatasan vaksin. Termasuk di Kota Madiun yang diperkirakan baru dapat berjalan mulai Februari mendatang.

‘’Kemarin bapak Presiden sudah, hari ini informasinya Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Malang kalau tidak salah. Untuk Kota Madiun dimungkinkan awal Februari,’’ kata Wali Kota Madiun, Kamis (14/1).

Namun, kedatangan vaksin di Kota Madiun direncanakan pada 22 Januari nanti. Vaksin tentu bisa langsung diberikan. Butuh persiapan sarana hingga petugasnya. Karenanya, vaksinasi diperkirakan mulai dapat dilakukan awal Februari.

‘’Pada prinsipnya kita siap menerima vaksin dan divaksinasi. Kita terus berkoordinasi dengan Pemprov terkait ini,’’ lanjut wali kota.

Wali Kota Maidi mengaku tak masalah dengan penjadwalan tersebut. Pasalnya, keberadaan vaksin juga terbatas. Sedang, semua daerah membutuhkan. Kendati begitu, Pemerintah Kota Madiun tak sekedar menunggu. Kebutuhan terkait sarana dan SDM terus dicukupi. Termasuk tempat penyimpanan vaksin hingga pelatihan bagi vaksinator.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Madiun dr Denik Wuryani menyebut setidaknya sudah memiliki 12 vaksinator yang sudah siap kini. Sementara itu, terdapat pelatihan dari Pemprov Jawa Timur untuk masing-masing sepuluh petugas vaksinator dari tiap Puskesmas. Artinya, persiapan SDM sudah siap dan terus dipersiapkan.

‘’Kita juga melakukan simulasi vaksinasi. Jadi nanti setidaknya ada empat meja. Mulai pendaftaran, pemeriksaan dan skrining, vaksinasi, dan meja terakhir untuk observasi sekaligus pencatatan laporan. Jadi yang sudah divaksin tidak bisa langsung meninggalkan tempat,’’ jelasnya.

Selain Puskesmas, vaksinasi juga bisa dilakukan di semua rumah sakit di Kota Madiun pada nantinya. Namun, hal itu tentu menunggu jatah vaksin yang diberikan. Denik mengaku belum mengetahui jatah vaksin yang bakal dikirim ke Kota Madiun. Pun, pihaknya tidak mengusulkan. Sebaliknya, pemerintah pusat melalui satu data di pusat sudah menghimpun data calon penerima vaksin dari berbagai sumber. Salah satunya, dari Sistem Informasi SDM Kesehatan (SI SDMK) untuk menghimpun data tenaga kesehatan dan tenaga medis.

‘’Kalau di Kota Madiun untuk tenaga kesehatan dan medis yang sudah meng-entry data di SI SDMK sebanyak 4.400 orang. Tapi kembali lagi, berapa jatah vaksinya kita belum tahu,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Persiapan Parluh 2021, Pemkot-Forkopimda Gelar Rapat Koordinasi

Persiapan Parluh 2021, Pemkot-Forkopimda Gelar Rapat Koordinasi

MADIUN - Pandemi Covid-19 turut memengaruhi kegiatan masyarakat. Tak terkecuali, Parapatan Luhur (parluh) yang akan segera dilaksanakan pada 13 Maret 2021 mendatang. Kegiatan musyawarah besar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) itu akan digelar berbeda dari...

Pekan Panutan, Wali Kota Ajak Wajib Pajak Segera Penuhi Kewajiban

Pekan Panutan, Wali Kota Ajak Wajib Pajak Segera Penuhi Kewajiban

MADIUN – Pajak sumber pemasukan utama negara. Tanpa pajak, pembangunan bisa lumpuh. Karenanya, Wali Kota Madiun Maidi mengajak masyarakat wajib pajak untuk segera melapor dan membayar pajak sesuai ketentuan. Apalagi, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Madiun sudah...

Don`t copy text!