Sebagian Lapak UMKM Mulai Dimanfaatkan, Wali Kota: Ini Implementasi Intervensi Berbasis Lokal Arahan Presiden

Di Posting Oleh madiuntoday

16 Januari 2021

MADIUN – Program Lapak UMKM tahun anggaran 2020 sudah selesai. 27 Kelurahan telah memiliki satu tempat untuk menampung produk UMKM. Bahkan, separo di antaranya sudah mulai dimanfaatkan. Seperti yang terlihat di Lapak UMKM Kelurahan Oro-Oro Ombo. Wali Kota Madiun Maidi sengaja meninjau keberadaan lapak disela kegiatan bersepeda, Sabtu (16/1).

‘’Ternyata lapak ini luar biasa untuk dampak ekonominya. Hampir semua orang ingin. Ke depan akan terus kita sempurnakan,’’ kata wali kota.

Wali kota membuktikan hal tersebut dengan meninjau langsung. Sebelumnya, wali kota juga meresmikan Lapak UMKM di Kelurahan Madiun Lor dan Winongo. Menurutnya, keberadaan lapak tersebut sangat dibutuhkan saat ini.

‘’Saat ini sedang Covid-19. Orang diminta di rumah saja. Tapi apakah di rumah saja tidak butuh makan. Hadirnya lapak ini, orang tidak perlu cari makan jauh-jauh. Cukup di lingkungan sendiri. Tidak perlu keluar dari wilayah kelurahan,’’ ungkapnya.

Hal tersebut senada dengan instruksi presiden terkait intervensi berbasis lokal. Artinya, memberdayakan potensi lokal masing-masing sampai di tingkat kelurahan. Apa yang dibutuhkan warga dapat tercukupi dari kelurahan itu sendiri. Tidak perlu harus pergi jauh-jauh. Hal itu diimplemantasikan Wali Kota melalui program Lapak UMKM.

‘’Apa yang dikatakan bapak presiden, ibu gubernur terkait intervensi berbasis lokal itu ya bener. Orang tidak perlu jauh-jauh cari makan. Cukup di lingkungannya sendiri. Kalau orang terisolasi di lingkungannya seperti itu, potensi penularan Covid-19 juga semakin dapat ditekan,’’ tegasnya.

Lapak UMKM tersebut akan semakin disempurnakan tahun ini. Mulai untuk penambahan payung, lampu, taman, hingga tempat kesenian. Wali kota memang berharap lokasi juga menjadi ajang unjuk gigi minat dan bakat masyarakat. Masyarakat yang bakat menyanyi bisa mengisi sekaligus untuk menghibur pengunjung. Potensi-potensi tersebut juga akan dilombakan untuk dipromosikan di balai kota.

‘’Jadi biar masyarakat berlomba. Baik berlomba kuliner atau seni budayanya. Yang terbaik kita tampilkan di balai kota sana di depan para pengunjung,’’ jelasnya sembari menyebut akan dikoneksikan dengan jalur sepeda wisata sebagai salah satu bentuk promosi ke depan. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

MADIUN – Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun masih cukup tinggi di Jawa Timur. IPM Kota Pendekar masih bertengger di tiga teratas. Pun, tercatat ada peningkatan 0,42 poin. IPM di angka 81,25 saat ini. Sementara IPM 2020 di angka 80,83. Hasil penghitungan...

Don`t copy text!