Tiga Sembuh Hari Ini, Tetap Waspada dengan Selalu Terapkan Protokol Kesehatan

Di Posting Oleh madiuntoday

17 Januari 2021

MADIUN – Tiga kasus sembuh bertambah di Kota Madiun, Minggu (17/1). Kasus sembuh ini datang dari nomor 399, 615, dan 474. Namun, kasus konfirmasi juga masih bertambah. Setidaknya, terdapat 20 kasus konfirmasi bersamaan tiga sembuh tersebut. Tetap waspada dengan selalu terapkan protokol kesehatan. Disiplin adalah vaksin.

Kasus sembuh nomor 399 berinisial MS (52) berjenis kelamin perempuan warga Kelurahan Nambangan Kidul. MS terkonfirmasi pada 12 Desember lalu. MS mengeluh lemas, sakit kepala, dan mual sehingga melakukan pemeriksaan ke rumah sakit.

Kasus sembuh nomor 474 berinisial SK (63) berjenis kelamin perempuan warga Kelurahan Oro-Oro Ombo. SK terkonfirmasi pada 7 Januari lalu. SK merupakan kontak kasus konfirmasi nomor 393.

Kasus Konfirmasi Sekaligus Sembuh

Kasus nomor 615 berinisial SS berjenis kelamin laki-laki berusia 52 tahun warga Kelurahan Manisrejo. SS merupakan kontak erat kasus konfirmasi nomor 423. SS sempat menjalani isolasi mandiri namun telah sembuh kini.

Kasus Konfirmasi

Kasus nomor 616 berinisial RS berjenis kelamin perempuan berusia 55 tahun warga Kelurahan Kartoharjo. RS menjalani isolasi mandiri saat ini. RS merupakan kontak erat kasus konfirmasi Surabaya.

Kasus nomor 617 berinisial BA berjenis kelamin perempuan 33 tahun warga Kelurahan Kartoharjo. BA menjalani isolasi mandiri saat ini. BA merupakan kontak erat kasus konfirmasi Surabaya.

Kasus nomor 618 berinisial HW berjenis kelamin laki-laki berusia 39 tahun warga Kelurahan Patihan. HW menjalani karantina di fasilitas khusus Asrama Haji saat ini. HW berstatus suspek sebelumnya setelah dilakukan rapid antigen dengan hasil reaktif.

Kasus nomor 619 berinisial IP berjenis kelamin perempuan berusia 33 tahun warga Kelurahan Patihan. IP menjalani karantina di fasilitas khusus Asrama Haji saat ini. IP berstatus suspek sebelumnya setelah dilakukan rapid antigen dengan hasil reaktif.

Kasus nomor 620 berinisial AW berjenis kelamin laki-laki berusia 36 tahun warga Kelurahan Pangongangan, AW menjalani isolasi mandiri saat ini. AW berstatus suspek sebelumnya setelah dilakukan rapid antibody dengan hasil reaktif.

Kasus nomor 621 berinisial NO berjenis kelamin perempuan berusia 53 tahun warga Kelurahan Pangongangan. NO menjalani isolasi di rumah sakit saat ini. NO merupakan kontak kasus konfirmasi teman kantor serta memiliki riwayat kedatangan tamu dari Surabaya.

Kasus nomor 622-624
Kasus nomor 622 berinisial RH berjenis kelamin laki-laki berusia 38 tahun. Kasus nomor 623 berinisial RP berjenis kelamin perempuan berusia 2 tahun. Kasus nomor 624 berinisial PA berjenis kelamin perempuan berusia 13 tahun. Ketiganya warga Kelurahan Manisrejo dan merupakan kasus konfirmasi nomor 514. Ketiganya menjalani isolasi mandiri saat ini.

Kasus nomor 625 berinisial JI berjenis kelamin perempuan berusia 56 tahun warga Kelurahan Manisrejo. JI menjalani karantina di fasilitas khusus Asrama Haji saat ini. JI merupakan kontak erat kasus konfirmasi nomor 482.

Kasus nomor 626 berinisial PA berjenis kelamin perempuan berusia 26 tahun warga Kelurahan Manisrejo. PA menjalani isolasi mandiri saat ini. PA berstatus suspek sebelumnya dan memiliki riwayat tenaga Kesehatan di rumah sakit.

Kasus nomor 627 berinisial SR berjenis kelamin perempuan berusia 61 tahun warga Kelurahan Kejuron. SR menjalani isolasi di rumah sakit saat ini. SR berstatus suspek sebelumnya dengan riwayat pekerjaan bertemu banyak orang.

Kasus nomor 628 berinisial RH berjenis kelamin perempuan berusia 53 tahun warga Kelurahan Manisrejo. RH menjalani isolasi di rumah sakit saat ini. RH berstatus suspek sebelumnya dengan riwayat pekerjaan bertemu banyak orang.

Kasus nomor 629 berinisial MI berjenis kelamin laki-laki berusia 36 tahun warga Kelurahan Kejuron. MI menjalani isolasi di rumah sakit saat ini. MI berstatus suspek sebelumnya dan memiliki riwayat klaster di tempat kerja.

Kasus nomor 630 berinisial IS berjenis kelamin laki-laki berusia 56 tahun warga Kelurahan Kejuron. IS menjalani isolasi mandiri saat ini. IS berstatus suspek sebelumnya dan merupakan kontak kasus konfirmasi.

Kasus nomor 631 berinisial ES berjenis kelamin perempuan berusia 50 tahun warga Kelurahan Nambangan Lor. ES menjalani isolasi di rumah sakit saat ini. ES berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 632 berinisial DN berjenis kelamin perempuan berusia 27 tahun warga Kelurahan Nambangan Lor. DN menjalani isolasi mandiri saat ini. DN berstatus suspek sebelumnya setelah melakukan rapid antigen dengan hasil reaktif.

Kasus nomor 633 berinisial MS berjenis kelamin perempuan berusia 60 tahun warga Kelurahan Nambangan Lor. MS menjalani isolasi mandiri saat ini. MS berstatus suspek sebelumnya setelah melakukan rapid antibody dengan hasil reaktif.

Kasus nomor 634 berinisial IC berjenis kelamin laki-laki berusia 31 tahun warga Kelurahan Nambangan Lor. IC menjalani isolasi mandiri saat ini. IC berstatus suspek sebelumnya dan memiliki riwayat klaster di tempat kerja.

Kasus konfirmasi menjadi 634 orang dengan posisi 451 di antaranya telah sembuh. 54 lainnya masih dalam perawatan, 80 orang isolasi mandiri, dan 49 orang meninggal dunia. (vincent/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Gowes Empat Kelurahan, Wali Kota Senam Bersama Lansia

Gowes Empat Kelurahan, Wali Kota Senam Bersama Lansia

MADIUN - Agenda Wali Kota Madiun Maidi untuk menghadiri Senam Lansia terus berlanjut. Seperti pada kegiatan orang nomor satu di Kota Pendekar itu pada Sabtu (21/5). Diawali dengan gowes dari kediamannya di Jalan Merpati, wali kota menuju empat lapak UMKM kelurahan...