Sepuluh Kasus Sembuh Hari Ini, Tetap Waspada Karena Covid-19 Ada dan Berbahaya

Di Posting Oleh madiuntoday

22 Januari 2021

MADIUN – Penambahan kasus konfirmasi di Kota Madiun masih tinggi. Setidaknya, terdapat 60 kasus konfirmasi baru, Jumat (22/1). Tingkatkan kewaspadaan dengan disiplin protokol kesehatan. Kendati begitu, terdapat sepuluh kasus sembuh bersamaan dengan konfirmasi tersebut.

Kasus Konfirmasi

Kasus nomor 785 berinisial TW berjenis kelamin perempuan berusia 50 tahun warga Kelurahan Taman. TW menjalani menjalani isolasi mandiri saat ini. TW berstatus suspek setelah rapid antigen dengan hasil positif.

Kasus nomor 786-787
Kasus nomor 786 berinisial PE berjenis kelamin perempuan berusia 82 tahun. Kasus nomor 787 berinisial FN berjenis kelamin perempuan berusia 15 tahun. Keduanya warga Kelurahan Demangan dan merupakan kontak erat kasus nomor 303. Keduanya menjalani isolasi mandiri saat ini.

Kasus nomor 788 berinisial EI berjenis kelamin perempuan berusia 31 tahun warga Kelurahan Demangan. EI menjalani isolasi mandiri saat ini. EI merupakan klaster tempat kerja.

Kasus nomor 789 berinisial RC berjenis kelamin perempuan berusia 12 tahun warga Kelurahan Demangan. RC menjalani isolasi mandiri saat ini. RC berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 790 berinisial TN berjenis kelamin laki-laki berusia 52 tahun warga Kelurahan Klegen. TN menjalani isolasi mandiri saat ini. merupakan klaster tempat kerja dan bergejala.

Kasus nomor 791 berinisial SS berjenis kelamin laki-laki berusia 62 tahun warga Kelurahan Kartoharjo. SS merupakan tenaga kesehatan rumah sakit. SS menjalani isolasi di rumah sakit saat ini.

Kasus nomor 792-793
Kasus nomor 792 berinisial TI berjenis kelamin laki-laki berusia 58 tahun. Kasus nomor 793 berinisial AD berjenis kelamin perempuan berusia 48 tahun. Keduanya warga Kelurahan Klegen. TI merupakan tenaga kesehatan rumah sakit. Sedang, AD kontak erat TI. Keduanya menjalani isolasi di rumah sakit saat ini.

Kasus nomor 794-795
Kasus nomor 794 berinisial DS berjenis kelamin laki-laki berusia 24 tahun. Kasus nomor 795 berinisial AM berjenis kelamin perempuan berusia 69 tahun. Keduanya warga Kelurahan Kartoharjo dan merupakan kontak erat kasus nomor 791. Keduanya menjalani isolasi di rumah sakit saat ini.

Kasus nomor 796 berinisial IW berjenis kelamin perempuan berusia 20 tahun warga Kelurahan Klegen. IW menjalani isolasi mandiri saat ini. Kasus IW berawal dari rapid antigen dengan hasil positif.

Kasus nomor 797 berinisial AD berjenis kelamin perempuan berusia 24 tahun warga Kelurahan Kanigoro. AD menjalani isolasi mandiri saat ini. AD merupakan kontak erat kasus nomor 660.

Kasus nomor 798 berinisial HR berjenis kelamin laki-laki berusia 14 tahun warga Kelurahan Klegen. HR menjalani isolasi mandiri saat ini. HR merupakan kontak erat kasus nomor 652.

Kasus nomor 799 berinisial WS berjenis kelamin laki-laki berusia 37 tahun warga Kelurahan Pangongangan. WS menjalani isolasi mandiri saat ini. WS berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 800 berinisial VM berjenis kelamin laki-laki berusia 28 tahun warga Kelurahan Patihan. VM merupakan tenaga kesehatan rumah sakit. VM menjalani isolasi di rumah sakit saat ini.

Kasus nomor 801 berinisial MM berjenis kelamin perempuan berusia 48 tahun warga Kelurahan Sogaten. MM merupakan tenaga kesehatan rumah sakit. MM menjalani isolasi di rumah sakit saat ini.

Kasus nomor 802 berinisial SR berjenis kelamin perempuan berusia 57 tahun warga Kelurahan Mojorejo. SR menjalani isolasi mandiri saat ini. SR berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 803 berinisial NS berjenis kelamin perempuan berusia 37 tahun warga Kelurahan Mojorejo. NS merupakan tenaga kesehatan puskesmas. NS menjalani isolasi mandiri saat ini.

Kasus nomor 804 berinisial AS berjenis kelamin laki-laki berusia 34 tahun warga Kelurahan Mojorejo. AS menjalani isolasi mandiri saat ini. AS merupakan kontak erat kasus nomor 803.

Kasus nomor 805 berinisial HE berjenis kelamin laki-laki berusia 36 tahun warga Kelurahan Mojorejo. HE merupakan tenaga kesehatan puskesmas dan menjalani isolasi mandiri saat ini.

Kasus nomor 806-807
Kasus nomor 806 berinisial MD berjenis kelamin laki-laki berusia 61 tahun. Kasus nomor 807 berinisial AR berjenis kelamin perempuan berusia 58 tahun. Keduanya warga Kelurahan Mojorejo. Keduanya berstatus suspek sebelumnya dan menjalani isolasi di rumah sakit saat ini.

Kasus nomor 808 berinisial AW berjenis kelamin laki-laki berusia 63 tahun warga Kelurahan Taman. AW sempat menjalani isolasi di rumah sakit namun meninggal pada 5 Januari lalu. AW berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 809 berinisial HR berjenis kelamin laki-laki berusia 52 tahun warga Kelurahan Pandean. HR menjalani isolasi di rumah sakit saat ini dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 810-811
Kasus nomor 810 berinisial KI berjenis kelamin perempuan berusia 70 tahun. Kasus nomor 811 berinisial PM berjenis kelamin laki-laki berusia 63 tahun. Keduanya warga Kelurahan Demangan dan berstatus suspek sebelumnya. Keduanya menjalani isolasi mandiri saat ini.
Kasus nomor 812 berinisial PA berjenis kelamin perempuan berusia 60 tahun warga Kelurahan Josenan. PA menjalani isolasi mandiri saat ini dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 813 berinisial ST berjenis kelamin perempuan berusia 17 tahun warga Kelurahan Pandean. ST menjalani isolasi mandiri saat ini. ST merupakan kontak erat kasus nomor 425.

Kasus nomor 814 berinisial RD berjenis kelamin perempuan berusia 39 tahun warga Kelurahan Taman. RD menjalani isolasi mandiri saat ini dan merupakan kontak erat kasus konfirmasi Kabupaten.

Kasus nomor 815 berinisial AE berjenis kelamin laki-laki berusia 50 tahun warga Kelurahan Taman. AE menjalani isolasi di rumah sakit saat ini. AE memiliki riwayat perjalanan menghadiri pernikahan ke Lombok.

Kasus nomor 816 berinisial PR berjenis kelamin perempuan berusia 30 tahun warga Kelurahan Taman. PR menjalani isolasi mandiri saat ini dan berstatus suspek sebelumnya serta merupakan kluster tempat kerja.

Kasus nomor 817 berinisial KR berjenis kelamin perempuan berusia 55 tahun warga Kelurahan Taman. KR menjalani isolasi mandiri saat ini. KR merupakan kontak erat kasus nomor 669.

Kasus nomor 818 berinisial YA berjenis kelamin laki-laki berusia 44 tahun warga Kelurahan Manisrejo. YA menjalani isolasi mandiri saat ini dan memiliki riwayat perjalanan ke Surabaya sebelumnya.

Kasus nomor 819 berinisial RY berjenis kelamin laki-laki berusia 36 tahun warga Kelurahan Manisrejo. RY menjalani isolasi mandiri saat ini. RY berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 820 berinisial FR berjenis kelamin perempuan berusia 38 tahun warga Kelurahan Manisrejo. FR menjalani isolasi di rumah sakit saat ini. FR merupakan kontak erat kasus nomor 791.

Kasus nomor 821 berinisial JP berjenis kelamin perempuan berusia 18 tahun warga Kelurahan Manisrejo. JP menjalani isolasi di rumah sakit saat ini dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 822 berinisial SM berjenis kelamin perempuan berusia 55 tahun warga Kelurahan Banjarejo. SM menjalani isolasi di rumah sakit saat ini dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 823-825
Kasus nomor 823 berinisial DS berjenis kelamin perempuan berusia 33 tahun. Kasus nomor 824 berinisial SN berjenis kelamin perempuan berusia 59 tahun. Kasus nomor 825 berinisial BG berjenis kelamin laki-laki berusia 4,5 tahun. Ketiganya warga Kelurahan Demangan. DS merupakan tenaga kesehatan rumah sakit. sedang SN dan BG merupakan kontak erat DS. Ketiganya menjalani isolasi mandiri saat ini.

Kasus nomor 826 berinisial AT berjenis kelamin laki-laki berusia 55 tahun warga Kelurahan Manisrejo. AT menjalani isolasi di asrama haji saat ini. AT meurpakan kontak erat dengan pasien konfirmasi kluster tempat kerja.

Kasus nomor 827-829
Kasus nomor 827 berinisial BR berjenis kelamin laki-laki berusia 45 tahun. Kasus nomor 828 berinisial DS berjenis kelamin perempuan berusia 42 tahun. Kasus nomor 829 berinisial AA berjenis kelamin perempuan berusia 9 tahun. Ketiganya warga Kelurahan Mojorejo dan merupakan kontak erat kasus nomor 578. Ketiganya menjalani isolasi di rumah sakit saat ini.

Kasus nomor 830 berinisial EN berjenis kelamin perempuan berusia 40 tahun warga Kelurahan Demangan. EN menjalani isolasi di rumah sakit saat ini dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 831 berinisial YH berjenis kelamin laki-laki berusia 32 tahun warga Kelurahan Kanigoro. YH menjalani isolasi di rumah sakit saat ini. YH merupakan kontak erat kasus konfirmasi kabupaten Ngawi.

Kasus nomor 832 berinisial DS berjenis kelamin laki-laki berusia 46 tahun warga Kelurahan Oro-Oro Ombo. DS menjalani isolasi di asrama haji saat ini dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 833 berinisial HJ berjenis kelamin laki-laki berusia 41 tahun warga Kelurahan Klegen. HJ menjalani isolasi mandiri saat ini dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 834-835
Kasus nomor 834 berinisial TH berjenis kelamin laki-laki berusia 41 tahun. Kasus nomor 835 berinisial BB berjenis kelamin laki-laki berusia 42 tahun. Keduanya warga Kelurahan Kanigoro dan berstatus suspek sebelumnya. Keduanya menjalani isolasi mandiri saat ini.

Kasus nomor 836 berinisial WA berjenis kelamin laki-laki berusia 30 tahun warga Kelurahan Kanigoro. WA menjalani isolasi mandiri saat ini dan merupakan kontak kasus konfirmasi.

Kasus nomor 837- 839
Kasus nomor 837 berinisial SK berjenis kelamin laki-laki berusia 67 tahun. Kasus nomor 838 berinisial HW berjenis kelamin perempuan berusia 63 tahun. Kasus nomor 839 berinisial CP berjenis kelamin perempuan berusia 18 tahun. Ketiganya warga Kelurahan Banjarejo. SK berstatus suspek sebelumnya dan sempat menjalani isolasi di rumah sakit namun SK akhirnya meninggal pada 17 Januari lalu. Sedang, HW dan CP merupakan kontak erat SK dan menjalani isolasi di rumah sakit saat ini.

Kasus nomor 840 berinisial PA berjenis kelamin perempuan berusia 61 tahun warga Kelurahan Manisrejo. PA menjalani isolasi mandiri saat ini dan merupakan kontak erat kasus nomor 636.

Kasus nomor 841-842
Kasus nomor 841 berinisial NR berjenis kelamin laki-laki berusia 39 tahun. Kasus nomor 842 berinisial WY berjenis kelamin perempuan berusia 36 tahun. Keduanya warga Kelurahan Mojorejo dan merupakan kontak kasus konfirmasi. Keduanya menjalani isolasi mandiri saat ini.
Kasus nomor 843 berinisial DI berjenis kelamin laki-laki berusia 29 tahun warga Kelurahan Pandean. DI menjalani isolasi mandiri saat ini dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 844 berinisial NB berjenis kelamin laki-laki berusia 33 tahun warga Kelurahan Josenan. NB menjalani isolasi mandiri saat ini dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus Sembuh

Terdapat sepuluh kasus sembuh bersamaan 60 konfirmasi hari ini. Kasus sembuh ini datang dari nomor 605, 603, 575, 576, 625, 675, 608, 562, 542, dan 574. Tetap waspada karena Korona ada dan berbahaya. Cegah penularan dengan disiplin protokol kesehatan.

Kasus konfirmasi menjadi 844 orang dengan 523 di antaranya telah sembuh. 72 lainnya masih dalam perawatan, 191 orang menjalani isolasi mandiri saat ini dan 58 orang meninggal dunia. Kasus meninggal bertambah dua dari kasus nomor 808 dan 837 seperti penjelasan di atas. (vincent/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Polisi Di Kota Madiun Jalani Vaksinasi Covid-19 Mulai Hari Ini

Polisi Di Kota Madiun Jalani Vaksinasi Covid-19 Mulai Hari Ini

MADIUN - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua bagi petugas pelayanan publik terus berlanjut. Mulai Senin (1/3), jajaran Polres Madiun Kota mengikuti kegiatan penyuntikan vaksin untuk meningkatkan imun tubuh terhadap Virus Korona tersebut. Proses penyuntikan...

GeNose C19 Kini Tersedia di Stasiun Madiun

GeNose C19 Kini Tersedia di Stasiun Madiun

MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) semakin memperluas penggunaan GeNose C19 di stasiun. Terbaru, mereka menambahkan empat stasiun lagi untuk menyediakan layanan pemeriksaan Covid-19 ini. Salah satunya, di Stasiun Besar Madiun. Layanan pemeriksaan GeNose C19 di...

Don`t copy text!