Kiat Sukses Bayu Aji Rusbandriyo, Produksi Box Motor Hingga Ekspor Ke Luar Negeri

Di Posting Oleh madiuntoday

23 Februari 2021

MADIUN – Box motor tentu sudah tak asing bagi penikmat petualangan dengan kendaraan roda dua. Kotak yang ditambahkan di body bagian belakang, baik di atas maupun di samping, itu mempermudah pengendara ketika membawa barang banyak. Sehingga, kegiatan touring pun semakin nyaman.

Sebagai seorang penikmat touring dengan motor, Bayu Aji Rusbandriyo juga membutuhkan box untuk memperlancar hobi. Namun sayangnya, pada saat itu dia tidak mampu membeli karena harga yang cukup mahal. Tak kehilangan akal, pria asal Kelurahan Mojorejo, Kota Madiun itupun membuatnya sendiri. Siapa sangka, kegiatan memproduksi box motor itu menjadi mata pencahariannya kini.

‘’Waktu itu tahun 2014. Awalnya bikin untuk dipakai sendiri. Ternyata ada teman yang tertarik. Setelah itu, semakin lama semakin banyak yang pesan,’’ kenang pria 30 tahun itu ketika ditemui di showroom miliknya di Jalan Kapten Tendean (PG Kanigoro), Selasa (23/2).

Produk box motor buatan Bayu telah memiliki merk dagang tersendiri. Yakni, Javatech. Bekerja dengan empat orang pegawai, bapak 1 anak itu menerima pesanan pelanggan dengan sistem pre order. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Antara Rp 650 ribu hingga Rp 2,8 juta per item. Tergantung bahan dan ukuran yang digunakan.

‘’Ada tiga bahan yang digunakan. Galvanis, aluminium, dan stainless steel. Untuk ukurannya antara 15 – 45 liter,’’ terang alumnus SMK Farmasi Bina Farma Kota Madiun itu.

Selain Javatech, suami dari Berlina Yayang ini juga memiliki dua merk dagang lainnya. Yakni, Wong Jowo Adventure (JW_Adventure) untuk box motor handmade dengan kualitas premium. Serta, Bikers_Market untuk box motor buatan pabrik.

Tujuh tahun membuat box motor, Bayu telah menerima pesanan dari berbagai wilayah Indonesia. Bahkan, dia pernah melakukan ekspor ke luar negeri. Seperti ke Malaysia dan India. Kesuksesan ini bisa diraihnya bukan tanpa alasan. Dalam membuat box motor, Bayu selalu mengutamakan kepuasan pelanggan. Serta, pemilihan bahan baku yang berkualitas.

‘’Semua perintilan di box motor ini kami buat sendiri. Kami juga sesuaikan dengan keinginan pelanggan. Jangan membuat pelanggan kecewa, apalagi berbohong. Kalau sudah rusak kepercayaan, maka usaha akan sulit dibangun,’’ ungkapnya.

Meski sempat terkendala pandemi Covid-19, Bayu tetap optimis. Menurutnya, mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah. Sehingga, dia memutuskan untuk tetap semangat dan memperluas pasar. ‘’Saat ini produk kami dipasarkan melalui media sosial dan marketplace agar lebih memudahkan pembeli,’’ tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!