14 Sembuh Hari Ini, Tetap Waspada Karena Juga Ada 20 Konfirmasi

Di Posting Oleh madiuntoday

24 Februari 2021

MADIUN – Tambahan kasus konfirmasi cukup tinggi hari ini. Setidaknya, terdapat 20 tambahan kasus konfirmasi, hari ini Rabu (24/2). Sementara itu, terdapat 14 tambahan sembuh bersamaan konfirmasi tersebut. Masyarakat wajib terus waspada dengan disiplin protokol kesehatan.

Kasus Konfirmasi

Kasus nomor 1.385 berinisial NP berjenis kelamin perempuan berusia 27 tahun warga Kelurahan Madiun Lor. NP menjalani isolasi mandiri saat ini. Kasus NP berawal dari skrining sebelumnya. Selain itu, NP juga memiliki pekerjaan beresiko bertemu banyak orang.

Kasus nomor 1.386 berinisial NL berjenis kelamin perempuan berusia 26 tahun warga Kelurahan Patihan. NL menjalani isolasi di Asrama Haji dan berstatus suspek sebelumnya setelah dilakukan skrining.

Kasus nomor 1.387 berinisial DK berjenis kelamin laki-laki berusia 56 tahun warga Kelurahan Rejomulyo. DK menjalani isolasi di rumah sakit dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 1.388 berinisial AP berjenis kelamin laki-laki berusia 48 tahun warga Kelurahan Kartoharjo. AP menjalani isolasi di rumah sakit dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 1.389 berinisial CS berjenis kelamin perempuan berusia 73 tahun warga Kelurahan Nambangan Lor. CS sempat menjalani isolasi di rumah sakit namun akhirnya meninggal dunia pada 15 Februari lalu. CS berstatus suspek sebelumnya dan memiliki riwayat perjalanan.

Kasus nomor 1.390 berinisial SI berjenis kelamin laki-laki berusia 25 tahun warga Kelurahan Nambangan Lor. SI menjalani isolasi di Asrama Haji dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 1.391 berinisial TR berjenis kelamin perempuan berusia 42 tahun warga Kelurahan Winongo. TR menjalani isolasi mandiri dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 1.392-1.393
Kasus nomor 1.392 berinisial FR berjenis kelamin perempuan berusia 30 tahun. Kasus nomor 1.393 berinisial DT berjenis kelamin laki-laki berusia 32 tahun. Keduanya warga Kelurahan Sogaten. Kasus FR berawal dari skrining sebelumnya. Sedang, DT merupakan kontak erat FR. Keduanya menjalani isolasi mandiri.

Kasus nomor 1.394 berinisial HP berjenis kelamin laki-laki berusia 60 tahun warga Kelurahan Nambangan Kidul. HP menjalani isolasi mandiri dan berstatus suspek sebelumnya setelah dilakukan skrining.

Kasus nomor 1.395 berinisial YA berjenis kelamin laki-laki berusia 25 tahun warga Kelurahan Manisrejo. YA menjalani isolasi di rumah sakit dan merupakan klaster tempat kerja.

Kasus nomor 1.396 berinisial SB berjenis kelamin laki-laki berusia 57 tahun warga Kelurahan Manisrejo. SB menjalani isolasi di rumah sakit dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 1.397 berinisial SN berjenis kelamin laki-laki berusia 54 tahun warga Kelurahan Ngegong. SN menjalani isolasi mandiri. Kasus SN berawal dari skrining.

Kasus nomor 1.398-1.399
Kasus nomor 1.398 berinisial RA berjenis kelamin perempuan berusia 27 tahun. Kasus nomor 1.399 berinisial SP berjenis kelamin laki-laki berusia 55 tahun. Keduanya warga Kelurahan Mojorejo dan merupakan kontak erat kasus probable meninggal. Keduanya menjalani isolasi di Asrama Haji.

Kasus nomor 1.400 berinisial WK berjenis kelamin laki-laki berusia 49 tahun warga Kelurahan Mojorejo. WK menjalani isolasi di Asrama Haji dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus nomor 1.401 berinisial KH berjenis kelamin laki-laki berusia 23 tahun warga Kelurahan Demangan. KH menjalani isolasi di Asrama Haji. Kasus KH berawal dari skrining sebelumnya.

Kasus nomor 1.402-1.404
Kasus nomor 1.402 berinisial SK berjenis kelamin perempuan berusia 37 tahun. Kasus nomor 1.403 berinisial MR berjenis kelamin laki-laki berusia 19 tahun. Kasus nomor 1.404 berinisial MA berjenis kelamin laki-laki berusia 13 tahun. Ketiganya warga Kelurahan Pilangbango. SK merupakan tenaga kesehatan Puskesmas. Sedang, MR dan MK merupakan kontak erat SK. Ketiganya menjalani isolasi mandiri.

Kasus konfirmasi menjadi 1.404 orang dengan 1.189 di antaranya telah sembuh. Tambahan 14 sembuh hari ini datang dari kasus nomor 1.307, 1.308, 1.309, 1.205, 1.253, 1.269, 1.270, 1.151, 1.215, 987, 1.326, 1.327, 1.052, dan 1.180. Sementara itu, 40 lainnya masih dalam perawatan, 78 orang isolasi mandiri, dan 97 orang meninggal dunia. Tambahan dua meninggal dari kasus nomor 1.271 dan 1.389. Kasus meninggal nomor 1.271 merupakan warga Kelurahan Pangongangan yang terkonfirmasi pada 16 Februari lalu. Sedang, kasus meninggal 1.389 seperti penjelasan di atas. (vincent/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Vaksin Saat Puasa, Pedagang Akui Tak Ada Keluhan dan Biasa Saja

Vaksin Saat Puasa, Pedagang Akui Tak Ada Keluhan dan Biasa Saja

MADIUN – Vaksinasi dengan sasaran pedagang pasar tradisional dimulai, Jumat (16/4). Kendati berlangsung bersamaan dengan puasa Ramadan, pelaksanaan relatif berjalan lancar. Sejumlah pedagang mengaku tidak ada banyak merasakan keluhan kendati juga tengah berpuasa....

Don`t copy text!