Aksi Penipuan Jual-Beli Ayam Warga Jiwan Berakhir di Kepolisian

Di Posting Oleh madiuntoday

25 Februari 2021

MADIUN – Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Disaat usaha tengah lesu karena pandemi, masih juga tertipu rekan sendiri. Seperti yang dialami Mahmudianto, Edi Marianto, dan Sediyono ini. Ketiganya tertipu Komarudin (30) warga Desa Kwangsen, Jiwan, Kabupaten Madiun yang sudah dikenal para korban sebagai rekan bisnis jual-beli ayam. Komarudin akhirnya berurusan dengan kepolisian, setelah ketiga korban melaporkan kejadian penipuan itu beberapa waktu lalu.

‘’Jadi modus operandinya, si tersangka ini menjualkan sejumlah ayam dari para korban. Tetapi setelah ayam terjual, uangnya tidak diberikan kepada korban,’’ kata Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Fatah Meilana saat gelar perkara, Rabu (24/2) sore kemarin.

Kejadian penipuan itu, lanjutnya, terjadi pada Juni sampai September 2020 lalu. Tersangka melalui mulut manisnya berhasil mendapatkan kepercayaan para korban yang tak lain peternak ayam di Trenggalek, Ngawi, dan Tulungagung tersebut. Aksi tersangka memang sudah lintas daerah dalam mencari korbannya. Tersangka juga memberikan yang muka untuk menyakinkan korban. Ayam pesanan pun dikirim. Namun, hingga ayam tersebut terjual habis, kekurangan pembayaran tak kunjung dilunasi.

‘’Tersangka juga men-transfer uang senilai Rp 400 dan Rp 500 ribu sebagai uang muka. Tetapi untuk sisanya tidak dilunasi hingga akhirnya para korban ini melaporkan tersangka,’’ jelasnya sembari menyebut kerugian korban mencapai Rp 50 juta.

Petugas langsung melakukan penelusuran setelah mendapat laporan. Tersangka akhirnya berhasil ditangkap, Rabu (24/2) lalu. Tersangka ditangkap di sekitar daerah Jiwan. Fatah menduga masih banyak korban penipuan lain. Karenanya, pihaknya masih akan mengembangkan kasus tersebut. Selain itu, Fatah berharap warga yang merasa menjadi korban tersangka untuk melapor.

‘’Akan kita dalami karena tidak menutup kemungkinan ada korban lain,’’ pungkasnya sembari menyebut tersangka terjerat pasal 379 terkait penipuan dengan ancaman kurungan empat tahun. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Vaksin Saat Puasa, Pedagang Akui Tak Ada Keluhan dan Biasa Saja

Vaksin Saat Puasa, Pedagang Akui Tak Ada Keluhan dan Biasa Saja

MADIUN – Vaksinasi dengan sasaran pedagang pasar tradisional dimulai, Jumat (16/4). Kendati berlangsung bersamaan dengan puasa Ramadan, pelaksanaan relatif berjalan lancar. Sejumlah pedagang mengaku tidak ada banyak merasakan keluhan kendati juga tengah berpuasa....

Don`t copy text!