Sepeda Hingga PS5 Wajib Masuk SPT Tahunan. Begini Penjelasan Ditjen Pajak

Di Posting Oleh madiuntoday

25 Februari 2021

MADIUN – Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan mengimbau kepada masyarakat pemilik sepeda untuk melaporkan kendaraan roda dua itu ke dalam Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Tahunan.

Hal ini sesuai dengan cuitan Twitter dan postingan Instagram @ditjenpajakri pada Selasa 23 Februari 2021. Yakni, agar masyarakat yang memiliki sepeda, baik untuk sarana transportasi, olahraga, atau hobi, memasukkannya ke dalam daftar SPT Tahunan dengan kode harta 041.

Dikutip dari laman resmi pajak.go.id, dijelaskan bahwa seluruh harta yang dimiliki oleh seseorang yang telah menjadi wajib pajak harus dilaporkan dalam SPT Tahunan tanpa ada batas minimal harga. Yakni, harta yang bersumber dari penghasilan dan tidak habis dikonsumsi. Termasuk, harta dalam bentuk kas dan setara kas, piutang, investasi, alat transportasi, harta bergerak lainnya, dan harta tidak bergerak.

Dalam sub kategori disebutkan secara spesifik, yaitu uang tunai dan tabungan saham, obligasi, surat utang, reksadana, sepeda motor, mobil, logam mulia, peralatan elektronik, tanah dan bangunan. Sehingga, sepeda termasuk dalam harta yang wajib dilaporkan ke dalam SPT Tahunan.

Tak hanya itu, peralatan elektronik yang nilainya jutaan juga wajib dilaporkan. Seperti, handphone, laptop, hingga PS5.

Meski begitu, masyarakat tidak perlu khawatir. Harta yang disebutkan tadi hanya dilaporkan saja dalam SPT Tahunan. Bukan untuk dipajaki.

SPT merupakan surat bagi wajib pajak untuk melaporkan pembayaran pajak, obyek pajak, hingga harta bagi wajib pajak.

Adapun pelaporan SPT Pajak Tahunan PPh untuk tahun pajak 2020 bagi peserta wajib pajak orang pribadi akan berakhir pada 31 Maret 2021. Meski begitu, Ditjen Pajak mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pelaporan dan tidak menunggu sampai akhir Maret untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Vaksin Saat Puasa, Pedagang Akui Tak Ada Keluhan dan Biasa Saja

Vaksin Saat Puasa, Pedagang Akui Tak Ada Keluhan dan Biasa Saja

MADIUN – Vaksinasi dengan sasaran pedagang pasar tradisional dimulai, Jumat (16/4). Kendati berlangsung bersamaan dengan puasa Ramadan, pelaksanaan relatif berjalan lancar. Sejumlah pedagang mengaku tidak ada banyak merasakan keluhan kendati juga tengah berpuasa....

Don`t copy text!