Tetap Waspada dan Hati-hati, 26 Sembuh dan 22 Konfirmasi Hari Ini

Di Posting Oleh madiuntoday

26 Februari 2021

MADIUN – Tambahan kasus konfirmasi dan sembuh di Kota Madiun cukup tinggi hari ini, Jumat (26/2). Setidaknya terdapat 22 tambahan kasus konfirmasi dan 26 tambahan sembuh. Jangan lengah, terus tingkatkan kewaspdaan dengan disiplin protokok kesehatan.

Kasus Konfirmasi

Kasus konfirmasi 1.427 berinisial PO berjenis kelamin laki-laki berusia 66 tahun warga Kelurahan Kejuron. PO sempat menjalani isolasi di Asrama Haji namun sudah sembuh saat ini. Kasus PO berawal dari skrining sebelumnya.

Kasus konfirmasi 1.428 berinisial SU berjenis kelamin perempuan berusia 45 tahun warga Kelurahan Pandean. SU menjalani isolasi di rumah sakit dan merupakan kontak erat kasus nomor 1.084.

Kasus konfirmasi 1.429-1.430
Kasus konfirmasi 1.429 berinisial SM berjenis kelamin perempuan berusia 86 tahun. Kasus konfirmasi 1.430 berinisial WI berjenis kelamin laki-laki berusia 57 tahun. Keduanya warga Kelurahan Tawangrejo. WI sempat menjalani isolasi di rumah sakit namun sudah sembuh saat ini. WI berstatus suspek sebelumnya. Sedang, SM merupakan kontak erat WI. SM menjalani isolasi di rumah sakit.

Kasus konfirmasi 1.431 berinisial ST berjenis kelamin laki-laki berusia 68 tahun warga Kelurahan Ngegong. ST menjalani isolasi di rumah sakit. Kasus ST berawal dari skrining sebelumnya.

Kasus konfirmasi 1.432 berinisial SU berjenis kelamin perempuan berusia 29 tahun warga Kelurahan Pandean. SU menjalani isolasi di rumah sakit dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus konfirmasi 1.433 berinisial IG berjenis kelamin laki-laki berusia 23 tahun warga Kelurahan Pandean. IG menjalani isolasi di EMT (gerbong isolasi). IG berstatus suspek sebelumnya dan merupakan klaster tempat kerja.

Kasus konfirmasi 1.434 berinisial MA berjenis kelamin perempuan berusia 54 tahun warga Kelurahan Oro-Oro Ombo. MA menjalani isolasi mandiri. Kasus MA berawal dari skrining sebelumnya.

Kasus konfirmasi 1.435 berinisial SK berjenis kelamin perempuan berusia 50 tahun warga Kelurahan Demangan. SK menjalani isolasi di rumah sakit dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus konfirmasi 1.436 berinisial SP berjenis kelamin laki-laki berusia 40 tahun warga Kelurahan Banjarejo. SP menjalani isolasi di rumah sakit dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus konfirmasi 1.437 berinisial MR berjenis kelamin perempuan berusia 36 tahun warga Kelurahan Sukosari. MR menjalani isolasi mandiri dan merupakan tenaga kesehatan rumah sakit rujukan Covid-19.

Kasus konfirmasi 1.438-1.440
Kasus konfirmasi 1.438 berinisial MA berjenis kelamin laki-laki berusia 25 tahun. Kasus konfirmasi 1.439 berinisial WA berjenis kelamin perempuan berusia 45 tahun. Kasus konfirmasi 1.440 berinisial IS berjenis kelamin laki-laki berusia 50 tahun. Ketiganya warga Kelurahan Rejomulyo. Kasus MA berawal dari skrining rapid sebelumnya. Sedang, WA dan IS merupakan kontak erat MA. Ketiganya menjalani isolasi di Asrama Haji saat ini.

Kasus konfirmasi 1.441 berinisial KU berjenis kelamin laki-laki berusia 63 tahun warga Kelurahan Josenan. KU menjalani isolasi di rumah sakit dan berstatus suspek setelah dilakukan skrining.

Kasus konfirmasi 1.442 berinisial AD berjenis kelamin laki-laki berusia 61 tahun warga Kelurahan Kartoharjo. AD menjalani isolasi di rumah sakit dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus konfirmasi 1.443 berinisial DS berjenis kelamin laki-laki berusia 49 tahun warga Kelurahan Pandean. DS menjalani isolasi mandiri. Kasus DS berawal dari skrining sebelumnya.

Kasus konfirmasi 1.444 berinisial SR berjenis kelamin laki-laki berusia 52 tahun warga Kelurahan Rejomulyo. SR menjalani isolasi di rumah sakit dan berstatus suspek sebelumnya. Kasus SR berawal dari skrining.

Kasus konfirmasi 1.445 berinisial NE berjenis kelamin perempuan berusia 43 tahun warga Kelurahan Manguharjo. NE menjalani isolasi mandiri. Kasus NE berawal dari skrining sebelumnya.

Kasus konfirmasi 1.446 berinisial AW berjenis kelamin laki-laki berusia 51 tahun warga Kelurahan Nambangan Kidul. AW menjalani isolasi di rumah sakit dan berstatus suspek sebelumnya.

Kasus konfirmasi 1.447 berinisial ST berjenis kelamin perempuan berusia 61 tahun warga Kelurahan Nambangan Lor. ST menjalani isolasi di rumah sakit dan berstatus suspek sebelumnya. Kasus ST berawal dari skrining.

Kasus konfirmasi 1.448 berinisial HD berjenis kelamin perempuan berusia 52 tahun warga Kelurahan Klegen. HD sempat menjalani isolasi di Asrama Haji namun sudah sembuh saat ini. HD berstatus suspek sebelumnya.

Kasus konfirmasi menjadi 1.448 orang dengan 1.227 di antaranya telah sembuh. Tambahan 26 sembuh kali ini datang dari kasus nomor 1.248, 1.333, 1.334, 1.283, 1.427, 1.397, 1.310, 1.448, 1.367, 1.368, 1.369, 1.370, 1.371, 1.385, 1.241, 1.314, 1.328, 1.291, 1.392, 1.393, 1.358, 1.359, 1.360, 1.361, 1.339, dan 1.430. Sementara itu, 48 lainnya masih dalam perawatan, 75 orang isolasi mandiri, dan 98 orang meninggal dunia. Tambahan satu meninggal dari kasus nomor 1.257 warga Kelurahan Sukosari yang terkonfirmasi pada 15 Februari lalu. (vincent/agi/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#gempurrokokilegal
#sebarkontenpositif
#nangomahAE
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#madiunkotapendekar
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2021

Artikel Terkait

Vaksin Saat Puasa, Pedagang Akui Tak Ada Keluhan dan Biasa Saja

Vaksin Saat Puasa, Pedagang Akui Tak Ada Keluhan dan Biasa Saja

MADIUN – Vaksinasi dengan sasaran pedagang pasar tradisional dimulai, Jumat (16/4). Kendati berlangsung bersamaan dengan puasa Ramadan, pelaksanaan relatif berjalan lancar. Sejumlah pedagang mengaku tidak ada banyak merasakan keluhan kendati juga tengah berpuasa....

Don`t copy text!