Harga Cabai Rawit Masih Tinggi, Sebabkan Inflasi Kota Madiun Bulan Februari

Di Posting Oleh madiuntoday

2 Maret 2021

MADIUN – Harga cabai rawit terpantau masih cukup tinggi selama Februari 2021. Bahkan, mengalami kenaikan harga hingga 13,50 persen. Maka, tak heran jika komoditas ini kembali menjadi penyebab inflasi di Kota Madiun pada Februari 2021.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, inflasi pada Februari 2021 mencapai 0,08 persen. Angka ini jauh di bawah inflasi bulan sebelumnya. Yakni, 0,60 persen pada Januari 2021.

Angka inflasi Kota Madiun pada Februari 2021 juga di bawah angka inflasi Jawa Timur. Yakni, 0,22 persen. Serta, di bawah angka inflasi Nasional yang sebesar 0,10 persen.

Kepala BPS Kota Madiun Dwi Yuhenny menuturkan bahwa faktor cuaca masih menjadi penyebab harga cabai melambung tinggi. “Musim hujan berpengaruh terhadap produksi cabai rawit,” tuturnya, Selasa (2/3).

Selain cabai rawit, beberapa komoditas lain juga mengalami kenaikan harga. Di antaranya, nyangka muda, mobil, nasi dengan lauk, cabai merah, bawang putih, terong, bawang merah, tempe, dan kacang panjang.

Sedangkan, komoditas penekan inflasi yaitu harga telepon seluler, jeruk, pisang, tomat, daging ayam ras, pepaya, emas perhiasan, apel, ketimun, dan jagung manis. (Nanda/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Hangatkan Malam Tunawisma, Warga Kota Madiun Donasikan Selimut

Hangatkan Malam Tunawisma, Warga Kota Madiun Donasikan Selimut

MADIUN - Malam dingin di Kota Pendekar sedikit menghangat. Itu karena selimut yang dibagikan oleh para dermawan, kepada tunawisma dan tukang becak yang menghabiskan malam di pinggiran jalan. Sedikitnya 150 selimut dibagikan merata, di lokasi tempat tinggal sementara...

Don`t copy text!