Mengenal Sulthon Muhammad Ichwansyah, Bibit Atlet Sepeda Jempolan Kota Pendekar

Di Posting Oleh madiuntoday

23 Maret 2021

Masih Pelajar Sudah Juara Dua Latber ITT Kategori Man Pra Youth Tingkat Nasional

MADIUN – Musim gowes tak hanya meramaikan pasar jual-beli sepeda. Namun, juga memunculkan sejumlah bibit-bibit atlet bersepeda jempolan dari Kota Madiun. Salah satunya, Sulthon Muhammad Ichwansyah yang cukup moncer di kejuaraan bersepeda belakangan ini. Pelajar SMPN 2 Kota Madiun itu sudah memenangkan sejumlah kejuaraan sejak 2019 lalu. Seperti apa? Berikut kisahnya.

Beberapa hari ini, Shulton Muhammad Ichwansyah tengah disibukkan dengan menu berlatih sepeda. Bahkan, pelajar yang tinggal di Perum Palem Indah Kelurahan Pandean tersebut sempat menunda wawancara lantaran mendekati waktunya berlatih. Dia mengaku rutin berlatih pagi dan sore setiap hari. Maklum, ada satu event bersepeda yang akan dia ikuti dalam waktu dekat. Tepatnya, 27 Maret nanti di Purwokerto. Shulton berlatih keras tentu bukan tanpa sebab. Ada target yang ingin dicapai.

‘’Kalau targetnya tentu juara. Paling tidak masuk tiga besar biar naik podium lagi,’’ kata remaja 13 tahun itu.

Itu memang bukan event kali pertama yang diikuti. Shulton sudah beberapa kali turun arena. Hasilnya, cukup membanggakan. Setidaknya dia sudah lima kali naik podium sejak mengikuti kejuaraan bersepeda pada 2019 lalu. Terbaru, Shulton berhasil juara dua latihan bersama kejuaraan nasional Individual Time Trial (ITT) di Tegal, Jawa Tengah pada 20 Maret 2021 kemarin. Dia turun di kelas Man Pra Youth bersama 29 peserta lainnya. Kelas Man Pra Youth merupakan pesepeda usia 13-14 tahun. Kejuaraan ITT ini lebih kepada catatan waktu dalam menyelesaikan lintasan. Shulton berhasil membukukan waktu 6 menit 24 detik dengan panjang lintasan 4,5 kilometer.

‘’Saya kalah lima detik dari peserta asal Jakarta. Tapi senang bisa naik podium dan dapat hadiah juga,’’ jelasnya sembari menyebut mendapat piagam dan uang pembinaan Rp 500 ribu.

Sebelumnya, dia juga pernah naik podium ketiga untuk kejuaraan serupa di Bangkalan pada Desember 2020 lalu. Bedanya, lintasan lomba sepanjang enam kilometer dengan sebagian trek tanjakan. Dia berhasil mencatatkan waktu delapan menit 40 detik. Dua bulan sebelumnya, Shulton juga mengukir prestasi di Boyolali. Dia berhasil naik podium kedua kala itu.

‘’Sebelumnya dua kali ikut kejuaraan di Kota Madiun. Pertama pada 2019 dan seri kedua pada Agustus 2020. Alhamdulillah dapat juara pertama,’’ ujarnya.

Padahal treknya bisa dibilang cukup menguras tenaga. Sebab, event di Madiun menyuguhkan trek menanjak. Yakni, rute Manisrejo-Kare pada seri pertama dan Manisrejo-Bringin pada seri keduanya. Shulton memang sudah banyak berlatih di trek tanjakan. Menu latihan yang diberikan pelatihnya memang beragam. Mulai maksimum speed, maintenance speed, sampai endurance. Porsi latihan biasanya menyesuikan kejuaraan yang akan diikuti.

‘’Hari-hari ini juga banyak latihan tanjakan karena kejuaraan di Purwokerto ada trek tanjakannya,’’ terang anak pertama dari empat bersaudara itu.

Untuk latihan maintenance speed, Shulton harus bisa mempertahankan kecepatannya berkisar 43 sampai 45 kilometer perjam dengan jarak sekitar 15 kilometer. Sedang untuk ketahanan, dia biasa melahap rute sejauh 90 kilometer. Selain itu, Shulton juga berlatih trek tanjakan dan berlatih roll.

Shulton memang gemar bersepeda jauh sebelum turun gelanggang. Dia mengaku sudah sering bersepeda sebagai hobi sejak duduk di kelas 6. Kala itu memang lagi ramai sepeda fixie. Bersama teman-temannya dia bersepeda sampai ke daerah Dungus. Dari situ, dia mulai semakin tertarik.

‘’Dulu itu hanya berfikir kok keren ya bersepeda balap. Akhirnya terus main sepeda sampai akhirnya masuk ISSI Kota Madiun,’’ pungkasnya sembari menyebut bergabung dengan ISSI pada 2019 juga atas dorongan orang tuanya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Jelang Nataru, Wali Kota Gelar Rakor Tiga Pilar Di Kecamatan Taman

Jelang Nataru, Wali Kota Gelar Rakor Tiga Pilar Di Kecamatan Taman

MADIUN - Pemerintah Kota Madiun terus memantapkan persiapan menjelang perayaan Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Terutama, dalam upaya mencegah peningkatan angka penularan Covid-19 di Kota Madiun. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan...

Kemudikan Bus Wisata, Wali Kota Ajak Difabel Keliling Kota

Kemudikan Bus Wisata, Wali Kota Ajak Difabel Keliling Kota

MADIUN - Peringatan Hari Disabilitas Internasional dirayakan dengan cara yang sederhana namun berkesan di Kota Madiun. 118 penyandang disabilitas diajak keliling kota oleh Wali Kota Madiun Maidi menggunakan bus wisata. Bahkan, wali kota mengemudikan sendiri sarana...

Peringati Hari Disabilitas, Wali Kota Gelar Perayaan Bersama Difabel

Peringati Hari Disabilitas, Wali Kota Gelar Perayaan Bersama Difabel

MADIUN - Hari Disabilitas yang jatuh setiap tanggal 3 Desember juga turut diperingati di Kota Madiun. Rabu (8/12), Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak menggelar perayaan Hari Disabilitas bersama difabel Kota...

Don`t copy text!