Kisah Mahasiswa Termuda Unair, Sudah Ikut Program Akselerasi Sejak SMP

Di Posting Oleh madiuntoday

25 Maret 2021

MADIUN – Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021 menjadi momen spesial bagi Ainiyah Hasna Fadhilah. Pasalnya, remaja yang baru menginjak usia 15 tahun tersebut dinyatakan lolos seleksi dan menjadi mahasiswa termuda di Universitas Airlangga untuk Program Studi Kesehatan Masyarakat.

“Tentunya tidak menyangka karena saingannya banyak. Alhamdulillah, ternyata lolos,” tuturnya saat ditemui Rabu (24/3) di MAN 2 Kota Madiun, tempatnya menimba ilmu selama dua tahun terakhir.

Ya, gadis berhijab yang biasa disapa Hasna ini memang menyelesaikan pendidikan setara SMA itu selama dua tahun saja. Hal serupa juga dilakoninya saat menempuh pendidikan setingkat SMP di MTsN Kota Madiun. Yakni, melalui program Sistem Kredit Semester (SKS) dan Peserta Didik Cerdas Istimewa (PDCI).

Kendati usianya masih sangat belia, Hasna mengaku siap menjalani pendidikan jauh dari orang tua. Anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Didik Aswadi dan Agus Dyah Fitriani inipun telah melakukan persiapan sejak sekarang.

“Mulai mencari informasi sekitar kampus dan selalu ingat pesan orang tua untuk selalu jaga diri dan rajin shalat,” imbuh gadis kelahiran 15 November 2005 itu.

Sementara itu, Waka Humas MAN 2 Kota Madiun Yuli Irfan Aliurido menuturkan bahwa dari 103 siswanya yang mendaftar SNMPTN, 17 di antaranya dinyatakan lolos. “Sebagian di antaranya berasal dari kelas SKS. Tapi Hasna ini yang termuda,” ujarnya.

Status Hasna sebagai mahasiswa termuda dari jalur SNMPTN juga telah dikonfirmasi oleh Rektor Unair Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CMA., yang dipublikasikan melalui laman Unair News 24 Maret 2021.

“Ada 4 anak yang termuda. Salah satunya dari Kota Madiun. Semua mahasiswa yang diterima di Unair ini murni karena prestasinya. Unair selalu terbuka untuk siswa dari mana saja dan masuk di jurusan apapun,” tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!