Harga Masih Tinggi, Cabai Rawit Sebabkan Inflasi Hingga Maret 2021

Di Posting Oleh madiuntoday

8 April 2021

MADIUN – Harga komoditas cabai rawit yang mengalami kenaikan hingga 16,12 persen masih menjadi faktor besar terhadap inflasi di Kota Madiun. Meski masih dalam kategori wajar, inflasi Kota Madiun pada Maret 2021 tercatat sebesar 0,19 persen. Angka ini lebih besar dibandingkan inflasi pada bulan sebelumnya. Yakni, hanya 0,08 persen.

Kenaikan inflasi ini berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun. Selain cabai rawit, komoditas lainnya yang turut andil dalam kenaikan inflasi di antaranya daging ayam ras yang mengalami kenaikan harga 3,8 persen, bawang merah yang naik 8,23 persen, baja ringan, tarif kereta api, hingga kenaikan upah asisten rumah tangga.

‘’Selama Januari hingga Maret kenaikan harga komoditas holtikultura seperti cabai rawit dan bawang merah menjadi faktor terjadinya inflasi. Kenaikan harga ini salah satunya diakibatkan curah hujan tinggi sehingga menyebabkan produksi tanaman menurun,’’ tutur Kepala BPS Kota Madiun Dwi Yuhenny dalam rapat koordinasi TPID, Selasa (6/4).

Menurut Henny, kenaikan harga komoditas ini patut diwaspadai. Apalagi, sebentar lagi masyarakat akan memasuki Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Hari peringatan keagamaan biasanya menjadi faktor kenaikan harga bahan kebutuhan pokok. Sehingga, turut meningkatkan inflasi.

Untuk itu, beberapa rekomendasi diberikan BPS untuk mengantisipasi kenaikan inflasi pada peringatan hari besar keagamaan. Di antaranya, meningkatkan koordinasi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya untuk memastikan kecukupan pasokan dan stok komoditas di pasaran.

Kemudian, melakukan pemantauan perkembangan harga komoditas pangan strategis secara harian untuk memonitor indikasi kenaikan harga komoditas. Serta, memperluas cakupan kerja sama daerah dengan daerah sentra produksi untuk memastikan ketersediaan komoditas di Kota Madiun.

‘’Ini berkaca pengalaman pengendalian inflasi pada bulan Desember tahun lalu. Harapannya, tahun ini kenaikan harga komoditas dapat diantisipasi sehingga tidak menimbulkan inflasi yang terlalu tinggi,’’ tandasnya. (Nanda/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Hangatkan Malam Tunawisma, Warga Kota Madiun Donasikan Selimut

Hangatkan Malam Tunawisma, Warga Kota Madiun Donasikan Selimut

MADIUN - Malam dingin di Kota Pendekar sedikit menghangat. Itu karena selimut yang dibagikan oleh para dermawan, kepada tunawisma dan tukang becak yang menghabiskan malam di pinggiran jalan. Sedikitnya 150 selimut dibagikan merata, di lokasi tempat tinggal sementara...

Don`t copy text!