Kisah Penghuni UPTD Bina Loka Karya

Di Posting Oleh madiuntoday

14 April 2021

Tak Punya Tempat Tinggal Dan Renta, Namun Tetap Semangat Berpuasa

MADIUN – Asal badan sehat, maka tidak ada yang mampu menghalangi niat untuk berpuasa. Prinsip ini dipegang teguh oleh Bambang Hermanto. Di usianya yang ke 65 tahun, pria yang saat ini tinggal di UPTD Bina Loka Karya Madiun itu tetap semangat menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan dengan segala keterbatasannya.

Tak hanya berpuasa, Bambang juga masih aktif melaksanakan kegiatan keagamaan lainnya. Seperti shalat dan mengaji. Kegiatan itu dilakukan sembari mengisi waktu luang selama tinggal di shelter yang dikelola oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Madiun tersebut.

‘’Sudah empat bulan saya tinggal di sini. Awalnya karena tidak punya rumah dan sakit, lalu ditolong oleh petugas di sini,’’ kenangnya saat ditemui di UPTD Bina Loka Karya, Jalan Srindit, Rabu (14/4).

Saat diwawancarai awak media, Bambang mengaku hidup sebatang kara. Seluruh keluarganya sudah berpencar. Meski begitu, dia tetap bersyukur. Kehidupannya kini lebih tertata. Kondisi kesehatannya juga semakin membaik. ‘’Tahun lalu tidak bisa puasa karena sakit. Alhamdulillah, tahun ini diberi kesehatan dan bisa menjalankan puasa,’’ ungkap pria yang baru menjalani operasi tersebut.

Karenanya, tak banyak harapan dipanjatkan oleh pria yang pernah tinggal di Jalan Thamrin itu. Kini, dia hanya ingin bisa menjalankan ibadah dengan baik dan terus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Hadi Wijoyo. Kakek 71 tahun itupun masih semangat menjalankan ibadah selama Bulan Suci Ramadhan. Termasuk, berpuasa dan Tarawih. Dia juga antusias mengikuti tausiyah dalam rangka menyambut Ramadhan di aula UPTD Bina Loka Karya yang diisi oleh Ustad H. Muhammad Suparno Yazid hari ini.

‘’Ini tahun kedua saya menjalani puasa di UPTD Bina Loka Karya. Saya bersyukur di sini semuanya terjamin,’’ tutur pria yang sudah tinggal di shelter untuk menampung ODGJ dan PMKS itu selama 1 tahun 4 bulan tersebut.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos PP dan PA Kota Madiun Rita Susanti menuturkan bahwa ada tiga aspek yang dilakukan untuk merawat penghuni UPTD Bina Loka Karya. Yakni, secara fisik, mental, dan spiritual.

‘’Upaya penyembuhan tidak hanya dari obat, tapi juga dalam bentuk siraman rohani seperti yang kami lakukan hari ini,’’ terangnya.

Saat ini, terdapat lima orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan enam orang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang tinggal di UPTD Bina Loka Karya. Dua di antaranya mampu menjalani puasa. Untuk itu, Dinsos bekerja sama dengan pihak catering untuk menyediakan menu sahur dan buka puasa. Sedangkan, penghuni lainnya tetap makan seperti biasanya.

‘’Untuk penyembuhan secara medis kami bekerja sama dengan puskesmas untuk pemeriksaan rutin dan 112 jika terjadi kegawatdaruratan,’’ imbuhnya. (Nanda/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!