Vaksin Saat Puasa, Pedagang Akui Tak Ada Keluhan dan Biasa Saja

Di Posting Oleh madiuntoday

16 April 2021

MADIUN – Vaksinasi dengan sasaran pedagang pasar tradisional dimulai, Jumat (16/4). Kendati berlangsung bersamaan dengan puasa Ramadan, pelaksanaan relatif berjalan lancar. Sejumlah pedagang mengaku tidak ada banyak merasakan keluhan kendati juga tengah berpuasa.

‘’Rasanya biasa saja. Tapi juga senang biar bisa terhindar dari Covid-19,’’ kata Mariani, pedagang Pasar Josenan.

Mariani mengaku juga tengah berpuasa. Pun, dia merasa baik-baik saja saat observasi. Setiap penerima vaksin memang wajib menjalani observasi selama 30 menit setelah diberikan vaksin. Termasuk Mariani. Nah, pedagang mrancang warga Josenan itu mengaku tidak ada keluhan apa-apa selama observasi.

‘’Awalnya agak takut suntik, tapi ternyata tidak sakit,’’ ucapnya.

Hal senada diungkapkan Murtono, pedagang Pasar Joyo. Dia mengaku tidak ada keluhan apa-apa saat observasi tersebut. Dia mengaku senang mendapat fasilitas dari pemerintah. Bahkan, tidak perlu mendaftarkan diri. Dia dan pedagang lain hanya diminta mengumpulkan data beberapa waktu lalu. Sehari kemudian, Murtono mendapatkan undangan untuk mengikuti vaksinasi di Asrama Haji.

‘’Harapannya ya biar sehat, biar tidak kena Covid-19,’’ ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Madiun dr Denik Wuryani menyebut vaksinasi tetap aman biarpun dengan menjalankan ibadah puasa. Dia menyebut tidak perlu ada persiapan khusus. Terpenting tetap menjalankan tata cara berpuasa seperti pada umumnya. Mulai sahur dan lain sebagainya. Pun, dia mengaku tidak ada keluhan yang signifikan pada penerima vaksinasi selama Ramadan ini.

‘’Pemerintah sudah menganjurkan. MUI juga sudah mengeluarkan fatwa kalau diperbolehkan vaksin dengan tetap menjalankan ibadah puasa. Jadi seharusnya tidak ada masalah terkait itu,’’ jelasnya.

Terkait vaksinasi pedagang, Denik menyebut terdapat total 3.300 sasaran. Vaksinasi akan dilakukan bertahap dengan interval vaksinasi kedua selama 28 hari. Denik menambahkan vaksin kali terakhir datang pada Sabtu dua pekan lalu dengan jumlah 1.190 fial. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!