Hoax atau Bukan Ya? Begini Cara Mencari Asal Foto di Internet

Di Posting Oleh madiuntoday

2 Juni 2021

MADIUN – Hingga saat ini, genderang perang melawan hoax atau disinformasi kian terus digencarkan. Penyakit berbahaya di media sosial ini harus dibasmi dengan kecermatan dan ketelitian, tanpa itu, kita akan menelan mentah-mentah berita hoax.

Sebagaimana diketahui, hoax tak melulu berupa teks panjang, bisa juga berupa gambar atau foto yang diberi tambahan caption bernada provokatif yang sengaja dicantumkan untuk memancing “keributan” di dunia maya.

Padahal, gambar tersebut bisa saja tak ada kaitannya dengan hoax misalnya, menampilkan peristiwa yang sudah lama di suatu tempat, namun diklaim terjadi baru-baru ini dan di tempat lain. Atau, bisa jadi gambar dicomot tanpa izin dari sumber asli, kemudian konteksya dipelintir sedemikian rupa sehingga terkesan mendukung hoax padahal maksud awal pembuatnya tidak demikian.

Maka dari itu, apabila ada kabar disertai gambar yang keaslian atau kesesuaian konteksnya diragukan, ada cara yang bisa dilakukan untuk menelusuri dari mana asal mula gambar tersebut, yakni dengan teknik reverse image search. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk reverse image search yaitu

Menggunakan pencarian Google Image
Caranya, buka laman Google Image lalu klik ikon kamera di kolom pencarian.

Lalu, pilih “upload an image” untuk mengunggah foto yang sudah disimpan di komputer. Secara otomatis, Google akan menampilkan gambar, artikel, dan situs yang terkait dengan foto yang diunggah. Dari sana bisa diketahui konteks dan latar belakang sebenarnya dari gambar dimaksud, dengan cara menemukan sumber aslinya.

Menggunakan ekstensi browser

Penulusuran gambar juga bisa dilakukan menggunakan aplikasi ekstensi bernama RevEye yang dipasang di peramban seperti Chrome dan Mozilla Firefox. Aplikasi ini akan menghubungkan ke lebih banyak search engine atau mesin pencari, tidak hanya Google saja.

Mesin pencari yang akan dituju untuk menelusuri gambar adalah Bing, Yandex, TinEye, dan Baidu. Untuk memasang ekstensi RevEye di peramban Chrome, buka lama Chrome Web Store lebih dulu.

Kemudian ketik “RevEye” di kolom pencarian yang memiliki ikon bergambar bola mata. Lalu, klik “add to chrome” dan klik “add extension”. Apabila telah terpasang, ikon RevEye akan muncul di menu bar Chrome atau di sebelah kanan address bar.

Pemasangan di Mozilla Firefox juga hampir sama. Setelah membukan peramban Firefox, klik tombol pengaturan yang disimbolkan dengan ikon gerigi. Menu tersebut ada di pojok kanan atas. Kemudian, klik “ekstension & themes”.

Ketik “RevEye” di kolom pencarian lalu klik “add to Firefox”. Ekstensi akan meminta sejumlah perizinan akses data, apabila sudah yakin, klik “add”. Setelah ekstensi RevEye terpasang, penulusuran gambar baik di Firefox maupun Chrome akan lebih mudah. Cukup klik kanan gambar yang ingin dicari langsung dari situs web. Kemudian pilih “Reverse Image Search”.

Nantinya akan tersedia opsi ingin mencari gambar di situs pencarian mana, apakah Bing, Yandex, TinEye, Baidu, atau hanya Google Image. Bisa memilih salah satu di antaranya namun bisa memilih semua sekaligus dengan mengklik opsi “all search engines”.

Secara otomatis, tab situs pencarian tersebut akan terbuka dan menampilkan gambar terkait. Namun, apabila gambar yang dicari disimpan di perangkat, bisa lebih dulu mengunggahnya melalui Google Image seperti cara pertama.

Setelah menemukan gambar terkait, selebihnya pengguna harus memainkan daya ketelitian, kecermatan, dan rasa ingin tahu yang kuat untuk menemukan sumber gambar yang dicari dan membuktikan keasliannya.
(Dhevit/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!