Terpantau Landai, Lebaran Tak Pengaruhi Inflasi di Kota Madiun

Di Posting Oleh madiuntoday

3 Juni 2021

MADIUN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat besaran inflasi di Kota Madiun pada Mei 2021 sebesar 0,05 persen. Angka ini cukup landai jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Apalagi, pada Mei 2021 terdapat hari besar perayaan Idul Fitri yang setiap tahun selalu diantisipasi menjadi penyebab kenaikan inflasi.

‘’Ini artinya upaya pemerintah daerah bersama TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah, red) berhasil untuk mengatasi inflasi. Sehingga, harga di pasaran dan stok kebutuhan pokok aman selama Lebaran,’’ tutur Kepala BPS Kota Madiun Dwi Yuhenny saat menggelar rilis melalui Zoom Meeting, Rabu (2/6).

Tak hanya itu, sejumlah komoditas penghitung inflasi yang harganya cukup tinggi pada bulan sebelumnya juga mengalami penurunan harga selama Mei 2021. Di antaranya, cabai rawit, cabai merah, telur ayam ras, dan bawang merah.

Sedangkan, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga selama Mei 2021 dan turut andil menyumbang inflasi di antaranya tarif kereta api, daging ayam ras, rokok kretek filter, dan minyak goreng.

Menurut Henny, angka inflasi wajib dijaga agar tetap stabil. Sehingga, harga kebutuhan pokok di pasaran tidak melambung tinggi dan stoknya tetap tersedia. Jika stok menipis, otomatis harga akan naik. Hal inipun berpotensi meningkatkan nilai inflasi pada bulan berikutnya.

‘’Untuk itu, pemerintah bersama TPID terus berupaya memantau kestabilan harga dan stok kebutuhan pokok di pasaran. Bahkan, dapat dilakukan upaya seperti menggelar operasi pasar sebagai antisipasi,’’ paparnya. (Nanda/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!