Bong Cino di Sambirejo Wilayah Kabupaten Madiun, Pemkot Hanya Penataan di Wilayah Kota

Di Posting Oleh madiuntoday

11 Juni 2021

MADIUN – Rencana penataan Makam Cina di Jalan Hayam Wuruk dipastikan hanya dalam wilayah Kota Madiun. Pasalnya, terdapat makam serupa di Jalan tersebut. Tepatnya masuk wilayah Desa Sambirejo, Kabupaten Madiun. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Madiun Totok Sugiharto memastikan rencana penataan hanya untuk yang di wilayah Kota Madiun.

‘’Saya rasa itu sudah jelas, tetapi masyarakat mungkin mengiranya kalau semua makam di situ akan dilakukan penataan. Tentu saja yang hanya di wilayah Kota Madiun. Toh itu masih lama,’’ jelasnya, Jumat (11/6).

Tepatnya, hanya makam yang di sebelah Bluder Cokro dan sedikit di seberangnya. Bukan yang tepat di pertigaan barat Jembatan Branjangan sampai ke selatan. Pun, penataan itu masih lama. Pihaknya saat ini sedang melakukan sosialisasi kepada ahli waris pemilik makam.

‘’Itu masih lama. Ini masih tahap sosialisasi,’’ ungkapnya.

Seperti diberitakan, Pemkot Madiun memang berencana melakukan penataan ulang makam di kawasan tersebut. Satu makam yang saat ini memiliki luas sampai 7×7 meter bahkan lebih itu akan diefisienkan menjadi ukuran umumnya. Yakni, 2×1 meter. Opsi lain, dengan memindahkan makam ke tempat yang diinginkan ahli waris atau dikremasikan. Pemkot bakal memfasilitasi pemindahan atau kremasinya. Pun, ketiga opsi masih dikoordinasikan dengan ahli waris. Sisa lahan akan digunakan untuk fasilitas umum bahkan Rusunawa. Pembangunan Rusunawa mengemuka karena areal makam telah dihuni sekitar 60 KK dengan bangunan yang tak layak.

Hal itu dirasa perlu mengingat kondisi makam yang sudah lama tak terurus hingga akhirnya tampak kumuh. Pemkot Madiun tidak menghilangkan keberadaan makam. Hanya, melakukan penataan ulang agar lebih efisien tadi. Pemkot Madiun berhak melakukan penataan itu lantaran lahan makam memang aset pemerintah daerah. Selain itu, pihak ahli waris tidak ada yang menolak terkait rencana Pemkot tersebut. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!