Pembangunan Pasar Bunga Baru Mulai Berjalan, Begini Gambaran Konsepnya

Di Posting Oleh madiuntoday

15 Juli 2021

MADIUN – Rencana relokasi pasar bunga sepertinya bakal terwujud tahun ini. Bagaimana tidak, pembangunan kawasan pasar bunga yang baru di Kecamatan Taman mulai berjalan. Progres pengerjaan setidaknya sudah berjalan 10 persen lebih. Pekerjaan dijadwalkan selesai pada November nanti.

‘’Sudah berjalan sekitar dari sebulan yang lalu. Per 10 Juli lalu sudah 9,5 persen. Kalau ditambah yang sekarang mungkin 10 sampai 11 persen,’’ kata Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Madiun Sulistya Pambudi Utomo, Kamis (15/7).

Pihaknya tengah melakukan pengerukan dan perataan calon lokasi saat ini. Seperti diketahui, pasar bunga barat kawasan Stadion Wilis memang akan direlokasi. Aset Pemkot di pinggir sungai Jalan Dawuhan menjadi lokasi barunya. Artinya, pasar bunga bakal menjadi bagian dari kegiatan jual-beli bundaran Kecamatan Taman nantinya. Kawasan bundaran depan Kecamatan Taman tersebut memang sudah ramai saat ini. Khususnya di hari libur.

‘’Untuk pintu utama ada di Jalan Dawuhan sebelah utara SMPN 10. Tetapi nanti tembus sampai Jalan DI Pandjaitan. Cuma akses yang dari DI Pandjaitan hanya bisa untuk sepeda motor,’’ jelasnya.

Pasar bunga baru tersebut juga dikonsep kekinian seperti pada gambar. Uut -sapaannya- mengaku akan ada perubahan estetika untuk di bagian gapura. Namun, secara keseluruhan tetap sama. Pembangunan pasar bunga dengan anggaran Rp 5,4 miliar itu bakal mendongkrak ekonomi wilayah selatan khususnya di Kecamatan Taman.

‘’Kawasan situ sudah ramai saat ini. Ditambah lagi ada Lapak UMKM Kelurahan Pandean dan Banjarejo. Hadirnya pasar bunga akan menambah besar perputaran ekonomi nantinya,’’ pungkasnya.

Seperti diberitakan, Pemerintah Kota Madiun berencana merelokasi pasar bunga ke Kecamatan Taman. Lokasi lama akan menjadi bagian sentra kuliner Rimba Dharma. Pembangunan sentra kuliner tersebut juga sudah mulai berjalan saat ini dengan dimulai dari titik utara. (dhevit/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Hangatkan Malam Tunawisma, Warga Kota Madiun Donasikan Selimut

Hangatkan Malam Tunawisma, Warga Kota Madiun Donasikan Selimut

MADIUN - Malam dingin di Kota Pendekar sedikit menghangat. Itu karena selimut yang dibagikan oleh para dermawan, kepada tunawisma dan tukang becak yang menghabiskan malam di pinggiran jalan. Sedikitnya 150 selimut dibagikan merata, di lokasi tempat tinggal sementara...

Don`t copy text!