Pantau Persiapan RSL Asrama Haji, Wali Kota: Sudah 90 Persen, Kita Buka 24 Juli Nanti

Di Posting Oleh madiuntoday

22 Juli 2021

MADIUN – Keberadaan Rumah Sakit Lapangan (RSL) di Asrama Haji terus dipersiapkan. Progres RSL telah mencapai 90 persen saat ini. Wali Kota Madiun Maidi menyebut RSL diperkirakan siap dimanfaatkan, Sabtu (24/7) besok.

‘’Hari ini kita cek persiapannya dan sudah 90 persen. Besok saya kira sudah ready,’’ kata Wali Kota, Kamis (22/7).

Asrama Haji, lanjut wali kota, sudah siap secara fisik untuk menjadi RSL. Penyiapan kamar isolasi dan bed sudah selesai dilakukan. Penambahan kamar mandi juga telah beres. Kesiapan tinggal penambahan sarana dan prasarana. Salah satunya, terkait tabung oksigen. Menurutnya, tabung telah siap tetapi dirasa masih kurang maksimal. Selain itu juga terkait ambulan. Namun, wali kota memastikan itu bukan kendala berat dan akan dipenuhi dalam waktu dekat.

‘’Tenaga medis juga sudah ready. Nanti kalau ada kekurangan satu dua akan kita lengkapi sambil berjalan. Misalnya kekurangan sopir ambulan dan sebagainya,’’ jelas wali kota sembari menyebut kondisi serupa juga terlihat di Rusunawa II.

Wali kota berharap keberadaan RSL dan Rusunawa II dapat menekan Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit. Jika BOR terus dapat ditekan, Kota Madiun harapannya bisa lepas dari PPKM Level 4. Karenanya, Pemkot bergegas mempersiapkan dalam dua hari terakhir.

‘’PPKM berakhir 25 Juli, kalau 24 nanti RSL dan Rusunawa II ini sudah kita buka, harapannya BOR bisa kita tekan. Selain itu, bantuan sosial terus kita gelontorkan. Dengan upaya ini harapannya, kita bisa lepas dari PPKM Level 4 agar kemudian perlahan (aturan) kita longgarkan,’’ tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Madiun menyebut Asrama Haji bakal beralih status dari tempat isolasi menjadi Rumah Sakit Lapangan. Biarpun begitu, harapannya RSL dipergunakan untuk yang bergejala agak berat. Baru setelahnya jika diperlukan akan dilakukan perawatan di rumah sakit. RSL, lanjutnya, juga akan dilakukan zonasi. Karenanya juga akan dilakukan penyekatan-penyekatan.

‘’Jadi nanti ada area yang masih boleh dimasuk orang, ada yang harus steril sama sekali. Ini semua sedang kita persiapkan termasuk tabung oksigen, nakes, dan dokternya,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Hangatkan Malam Tunawisma, Warga Kota Madiun Donasikan Selimut

Hangatkan Malam Tunawisma, Warga Kota Madiun Donasikan Selimut

MADIUN - Malam dingin di Kota Pendekar sedikit menghangat. Itu karena selimut yang dibagikan oleh para dermawan, kepada tunawisma dan tukang becak yang menghabiskan malam di pinggiran jalan. Sedikitnya 150 selimut dibagikan merata, di lokasi tempat tinggal sementara...

Don`t copy text!