Berkapasitas 182 dan 88 Tempat Tidur, Wali Kota Harap RSL Tekan BOR Kota Madiun

Di Posting Oleh madiuntoday

24 Juli 2021

MADIUN – Rumah Sakit Lapangan (RSL) Asrama Haji dan Rusunawa II resmi dioperasikan, Sabtu (24/7). RSL Asrama Haji berkapasitas 182 tempat tidur. Sedang, Rusunawa II memiliki 44 hunian dengan masing-masing dua bed. Wali Kota Madiun Maidi berharap keberadaan RSL tekan Bed Occupancy Rate (BOR) Kota Madiun.

‘’Hadirnya ini tentu menambah ruang perawatan Covid-19 di Kota Madiun. Harapannya, BOR-kita semakin dapat ditekan,’’ kata wali kota.

Hal itu penting mengingat ruang perawatan di rumah sakit sudah cukup penuh saat ini. Baik itu di RSUD dr Soedono, RSUD Kota Madiun, RS DKT, dan RSI Kota Madiun. Sedang, ada 529 orang terkonfirmasi yang menjalani isolasi mandiri di rumah hingga Jumat (23/7) kemarin. Wali kota menyebut keberadaan RSL memang diperuntukkan bagi mereka yang isoman dan butuh perawatan lebih lanjut. Harapannya, segera bisa tertangani jika muncul gejala. Kendati begitu, wali kota berharap kedua RSL tidak sampai berpenghuni. Artinya, mereka yang sedang isoman segera pulih dan tidak ada yang sakit di Kota Madiun.

‘’Jika BOR kita semakin ditekan, yang sakit segera pulih, dan kematian juga semakin menurun, harapannya kita bisa lepas dari status PPKM Level 4 dan pelonggaran perlahan bisa kita lakukan,’’ jelasnya.

Pemkot masih memiliki satu rencana untuk menekan BOR tersebut. Yakni, dengan memanfaatkan gedung sekolah terdekat dari Puskesmas. Hasil pendataan, setidaknya terdapat sebelas sekolah dasar dan menengah pertama terdekat dari enam Puskesmas yang ada. Dari sebelas gedung sekolah itu tercatat ada 70 ruang kelas yang bisa dimanfaatkan. Jika satu ruang kelas diisi sepuluh tempat tidur, artinya bisa untuk 700 orang. Pemkot Madiun masih terus berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk TNI/Polri untuk penyediaan bed darurat.

‘’Untuk gerbong isolasi dari INKA juga masih difungsikan. Tetapi saat ini didominasi pasien dari karyawan INKA sendiri. Karenanya, kita buka ruang perawatan baru,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Pendidikan Tatap Muka SD Hari Pertama

Pendidikan Tatap Muka SD Hari Pertama

Sejumlah siswa bersenda gurau saat menunggu giliran untuk mengikuti Rapid Test Antigen, (27/10/2021). Pemerintah Kota Madiun menggelar Rapid Test Antigen kepada semua...

Don`t copy text!