Secara Simbolis, Wali Kota Salurkan BLT Daerah Pada Warga

Di Posting Oleh madiuntoday

31 Agustus 2021

MADIUN – Program bantuan bagi warga terdampak Covid-19 di Kota Pendekar terus dioptimalkan. Teranyar, pemkot setempat menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Daerah (BLTD) kepada 5.565 warga.

Pencairan dilakukan melalui BNI 46. Masing-masing warga menerima bantuan Rp 200 ribu per bulan. Bantuan yang diberikan untuk alokasi Juli hingga Desember mendatang. Pencairannya pun tak diberikan secara langsung, tetapi langsung masuk ke rekening masing-masing penerima.

“Hari ini kita menyerahkan bantuan kepada warga. Jumlahnya 5.565 penerima. Artinya, warga Kota Madiun tidak ada yang kesulitan baik dari kesehatan ataupun ekonomi,” terang wali kota, Selasa (31/8).

Wali Kota Madiun, Maidi mengatakan, BLTD yang diberikan itu di luar bantuan yang selama ini dikucurkan pemerintah. Baik pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Harapannya bantuan tersebut dapat dimanfaatkan warga sebaik-baiknya khususnya bagi mereka yang terdampak covid-19.

Melalu BLTD ini, Wali Kota berharap masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi dampak pandemi, dapat terbantu. Dirinya memastikan bantuan yang diberikan itu tidak akan tumpang tindih dengan bantuan sejenis. Sebab, database penerima bantuan sudah dimasukkan ke dalam aplikasi.
(ws hendro/kus/diskominfo)

Artikel Terkait

Gelar FGD Remunerasi, Wali Kota Imbau ASN Optimal Dalam Bekerja

Gelar FGD Remunerasi, Wali Kota Imbau ASN Optimal Dalam Bekerja

MADIUN - Penerapan Remunerasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Madiun sudah berlangsung sejak 2018 lalu. Penambahan penghasilan bagi pegawai itu dengan berdasar kinerja tersebut cukup berhasil meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS). Maka...

Bea Cukai Madiun Musnahkan BB Minol dan Rokok Ilegal

Bea Cukai Madiun Musnahkan BB Minol dan Rokok Ilegal

MADIUN – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Madiun kembali melaksanakan pemusnahan barang milik negara hasil penindakan di bidang cukai tahun 2021. Adapun barang ilegal tersebut terdiri atas 64 botol atau 28.160 mililiter minuman...

Don`t copy text!