Rakor Evaluasi Jawa-Bali Periode 24-30 Agustus, Menko Luhut Pesan Agar Daerah Optimalkan Penanganan Pandemi

Di Posting Oleh madiuntoday

2 September 2021

MADIUN – Jumlah kasus harian Covid-19 mengalami tren penurunan sejak diberlakukannya PPKM Level 4 di beberapa wilayah di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, penanganan pandemi Covid-19 sangat membutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak.

Dirinya mengatakan penanganan Covid-19 terus dilakukan salah satunya dengan menggencarkan 3T ( testing, tracing, treatment). Koordinator PPKM Jawa-Bali itu mengungkap memang masih ada kelemahan dalam perawatan karena masih banyaknya pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Untuk itu, ia meminta pemerintah daerah memaksimalkan fasilitas isolasi mandiri terpusat (Isoter). Sebab pasien Covid-19 seharusnya menjalani perawatan dengan isolasi mandiri terpusat.

“Kelemahan kita itu karena isoman di rumah terlalu banyak. Kalau kena (Covid-19) paling bagus itu masuk Isoter. Karena di Isoter itu semua ada. Dokternya ada, makannya bagus, obatnya cukup, pemeriksaan lainnya bagus,” ujar Luhut dalam vicon evaluasi ppkm Jawa-Bali periode 24-30 Agustus, Rabu (1/9).

Pemda, kata dia, diminta untuk lebih kooperatif dan meningkatkan kinerja, khususnya memaksimalkan fasilitas Isoter yang sudah disiapkan pemerintah agar pasien bisa lebih terpantau dan tertangani dengan baik. Selain itu, Luhut juga kembali mengingatkan pentingnya vaksinasi guna mencegah Covid-19, khususnya di tengah kemunculan varian baru yaitu varian Delta.

Ia meminta daerah meningkatkan vaksinasi Covid-19 hingga 100.000 suntikan per hari. “Diharapkan mulai minggu depan sudah mulai bisa (100.000 per hari),” tutur Luhut.

Sementara itu, Wali Kota Maidi juga mengikuti rakor evaluasi tersebut di Balaikota Madiun. Didampingi dengan Kapolresta Madiun dan Dandim. Wali kota berkomitmen bakal melaksanakan pesan dan bekerja optimal untuk menurunkan jumlah kasus aktif di Kota Pendekar.
(nanda/kus/diskominfo)

Artikel Terkait

Gelar FGD Remunerasi, Wali Kota Imbau ASN Optimal Dalam Bekerja

Gelar FGD Remunerasi, Wali Kota Imbau ASN Optimal Dalam Bekerja

MADIUN - Penerapan Remunerasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Madiun sudah berlangsung sejak 2018 lalu. Penambahan penghasilan bagi pegawai itu dengan berdasar kinerja tersebut cukup berhasil meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS). Maka...

Bea Cukai Madiun Musnahkan BB Minol dan Rokok Ilegal

Bea Cukai Madiun Musnahkan BB Minol dan Rokok Ilegal

MADIUN – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Madiun kembali melaksanakan pemusnahan barang milik negara hasil penindakan di bidang cukai tahun 2021. Adapun barang ilegal tersebut terdiri atas 64 botol atau 28.160 mililiter minuman...

Don`t copy text!