Mengenal Isfatunnisa, Interpreter Rilis Kasus Polres Madiun Kota Hingga Debat Terbuka di Pilkada

Di Posting Oleh madiuntoday

13 September 2021

MADIUN – Pemandangan wanita yang sibuk menggerakkan kedua tangan saat sedang rilis kasus di Polres Madiun Kota sudah menjadi hal yang lazim terlihat beberapa waktu belakangan ini. Ya, dia adalah Isfatunnisa yang merupakan volunter interpreter atau penerjemah berita untuk tuna rungu.

Pengalamannya menjadi seorang interpreter berawal saat gadis kelahiran 1998 ini memulai karirnya sebagai seorang staf tata usaha di SLB Dharma Wanita Kota Madiun pada 2017 lalu. Awalnya Nisa, sapaan akrabnya, tak tahu menahu tentang bahasa isyarat. Namun karena kesehariannya berkutat dengan siswa tuna rungu, mau tidak mau dirinya belajar tentang bahasa isyarat tersebut.

“Awalnya iya otodidak. Tapi karena didukung penuh sama kepala sekolah akhirnya tiap ada kelas tentang bahasa isyarat saya ikut itu,” terangnya.

Dari ketelatenannya itulah banyak kesempatan terbuka. Nisa mengatakan sejak menjadi interpreter dirinya sudah berpengalaman menterjemahkan berita untuk tuna rungu di acara debat publik pemilihan kepala daerah. Mulai dari Pilkada Kota Madiun, Pilkada Kabupaten Ponorogo, hingga Pilkada di Kabupaten Ngawi.

“Yang harus dikuasai tentunya materi. Tantangannya harus fokus, karena kalau fokusnya hilang bisa buyar. Soalnya bukan cuma tangan yang gerak, tapi juga hampir semua indera bekerja,” pungkasnya.
(ws hendro/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Gelar FGD Remunerasi, Wali Kota Imbau ASN Optimal Dalam Bekerja

Gelar FGD Remunerasi, Wali Kota Imbau ASN Optimal Dalam Bekerja

MADIUN - Penerapan Remunerasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Madiun sudah berlangsung sejak 2018 lalu. Penambahan penghasilan bagi pegawai itu dengan berdasar kinerja tersebut cukup berhasil meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS). Maka...

Bea Cukai Madiun Musnahkan BB Minol dan Rokok Ilegal

Bea Cukai Madiun Musnahkan BB Minol dan Rokok Ilegal

MADIUN – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Madiun kembali melaksanakan pemusnahan barang milik negara hasil penindakan di bidang cukai tahun 2021. Adapun barang ilegal tersebut terdiri atas 64 botol atau 28.160 mililiter minuman...

Don`t copy text!